Pekanbaru — Antusiasme masyarakat
terlihat jelas dalam gelaran Naracipta Exhibition 2026, pameran seni yang
diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV)
Universitas Awal Bros Pekanbaru. Pameran yang berlangsung pada Sabtu–Minggu,
25–26 Juli 2026, di Riau Creative Hub ini menampilkan karya ilustrasi,
ilustrasi tradisional, dan fotografi dari lima belas seniman lokal.
Sejak dibuka pada pukul 09.00
WIB, pengunjung dari berbagai kalangan terlihat memadati lokasi pameran, mulai
dari mahasiswa, pelajar, seniman, hingga masyarakat umum yang penasaran dengan
karya-karya yang dipamerkan. Suasana pameran turut dimeriahkan dengan penataan
ruang yang menonjolkan setiap karya, sehingga pengunjung dapat menikmati detail
dan cerita di balik masing-masing karya seni.
![]() |
| Dok. DKV Awal Bros |
Salah satu pengunjung, Mulyati
Umar, seorang penulis yang turut hadir dalam pameran ini, mengungkapkan
kesannya terhadap karya-karya yang ditampilkan. Ia menilai bahwa setiap karya
memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri yang membuatnya menarik untuk diamati
satu per satu. "Karya yang dipajang unik dan punya ciri tersendiri. Keren
pokoknya," ujarnya. Mulyati turut menanyakan apakah terdapat seniman cilik
yang ikut ambil bagian dalam pameran ini, mengingat semangat berkarya yang
ditampilkan terasa begitu segar dan penuh energi.
Pertanyaan tersebut mencerminkan
rasa ingin tahu masyarakat terhadap regenerasi seniman di Pekanbaru, sekaligus
menjadi catatan menarik bagi panitia penyelenggara untuk terus membuka ruang
bagi kreator dari berbagai kalangan usia pada kesempatan berikutnya.
Naracipta Exhibition 2026 sendiri
menghadirkan karya dari lima belas kreator terpilih, di antaranya Muhammad
Fahri Ramadhan, Elvin Afriliansyah Nasution, Quinsha Zhafira Shelomitha, Hanni
Hashifah, Syahda Zada Raissa, Nur Izzah Ashyllah, Afif Rahman Al-ula, Wardah
Ibnatis Tsaniyah, Hayyus Septyanti, Zulkhairi, Alissa Kamila Mayza, Callista
Septiani Putri, Yuki Callista Patricia, Eisha Badiyya, dan Almizan Ramadhan.
Ragam karya yang ditampilkan menunjukkan keberagaman gaya, mulai dari ilustrasi
digital dengan sentuhan modern, ilustrasi bergaya tradisional yang kental akan
unsur budaya, hingga karya fotografi yang menonjolkan momen dan makna mendalam.
Apresiasi terhadap
terselenggaranya Naracipta Exhibition 2026 juga datang dari Kepala Biro
Kemahasiswaan Universitas Awal Bros, Bobi Handoko, SKM., M.Kes. Beliau
menyampaikan rasa bangga atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik dan
lancar, terlebih merupakan event perdana yang digagas oleh HIMA DKV.
Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa dalam mengelola
sebuah kegiatan berskala publik.
"Saya sangat mengapresiasi
HIMA DKV atas terselenggaranya event ini dengan sangat baik. Semoga ke depannya
HIMA DKV bisa membuat event yang lebih besar dan lebih meriah lagi," ujar
Bobi Handoko.
Ia berharap pencapaian ini dapat
menjadi motivasi bagi mahasiswa DKV untuk terus berinovasi dan mengembangkan
kegiatan-kegiatan serupa dengan skala yang lebih luas, sekaligus memperkuat
peran mahasiswa dalam mendukung perkembangan seni dan kreativitas di lingkungan
kampus maupun masyarakat.
Naracipta Exhibition 2026
diharapkan dapat menjadi ajang tahunan yang terus memberikan ruang apresiasi
bagi karya kreatif, sekaligus mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan
komunitas seni di Kota Pekanbaru.








0 comments:
Posting Komentar