Welcome di Mentari Sago, Berita, Artikel dan Sastra baik berupa Cerpen, Puisi dan lain-lain

Mentari Sago

Berbagi dan Meninspirasi

Menulislah, dengan itu engkau akan meninggalkan jejak jejak sejarah

Tulisan ketika dibaca dan membawa perubahan padanya, akan bermakna besar akhirnya.

Bermimpilah

Jangan biarkan ucapan orang lain menjatuhkan mimpimu. Bungkam mulut mereka dengan prestasimu.

Pendidikan itu mengubah perilaku

Jangan pernah berhenti belajar, karena hidup tak pernah berhenti mengajarkan.

You don’t have to be great to start. But you have to start to be great.

Kamu tidak harus hebat untuk memulai. Tapi Anda harus mulai menjadi hebat.

Manusia terbaik adalah yang bermanfaat bagi banyak orang

Kebaikan sekecil apapun akan mernakna besar bagi yang merasakannya.

Senin, 10 Agustus 2026

Puisi Aisyah Shofwah Hamidah "Langit Enggan Disebut Pagi"


aku dengar bumi berucap dengan suara serak

bukan dari kitab-kitab tebal yang diperdebatkan dalam bilik pendingin udara

tapi dari batuk seorang anak yang berulang terbangun menjelang subuh

mencari paru-parunya sendiri di antara kabut yang tak lagi suci

 

Gambar ilustrasi AI

halimun itu pernah kami kenal

dahulu ia turun tipis di atas sungai

membelai pucuk-pucuk rumput

mengantar nelayan pulang dengan doa

yang masih hangat terucap

 

kini ia datang membawa hangus

mengendap di seragam sekolah

terselinap disela jendela

menjadi langit abu-abu yang enggan disebut pagi

anak-anak Riau belajar mengeja kehilangan

sebelum mereka paham merangkai takdir

mengenakan penutup wajah

namun lupa rasa berlari tanpa sesak

 

aku tak sedang murka

“aku hanya letih”

lihat hutan-hutan gambut itu

tubuh tua dikeringkan perlahan

lalu kalian bakar

 

asap merambah ke atas langit

manusia menghitung kerugian angka-angka

tanpa sempat mengira

berapa banyak mimpi anak-anak yang ikut mengabu

 

aku bumi yang tak meminta insan menciumi kakiku

kenanglah aku sebagai rumah

tempat berpijak tanpa takut retak

udaranya dihirup tanpa curiga

menyedihkan bukan ketika api membakar rimba

melainkan manusia terbiasa melihatnya

kabar asap hanya jeda di antara pertunjukan singkat

suara terbatuk menggema tak lagi cukup keras

menggugah nurani orang dewasa

senyap tak ada bisikan

selain patahan-patahan batang

maka di malam kelam ini

 jika kau masih mampu menatap langit

membedakan awan dari asap

tak hanya terucap syukur

ingat bahwa terdapat tanah yang pernah menghitam

ada sungai yang menyimpan pantulan langit kelabu

 

anak-anak yang menulis cita-cita dengan mata pedih dan napas terbatas

kelak mereka bertanya,

"mengapa bumi tak lagi banyak bercerita?"

 

kemarikan telingamu dan dengarkan

di sebalik batuk yang tertahan

dalam hutan gambut menghembuskan bara

bumi masih memanggil nama tak untuk dihukum

bahwa mencintai tanah air tak cukup dengan nyanyian

tapi memastikan anak-anaknya

dapat menghirup takdir tanpa rasa sesak

 

Pekanbaru, Juni 2016

 

Aisyah Shofwah Hamidah
Mahasiswa Universitas Awal Bos 
Fakultas Kesehatan Program Studi Fisioterapi.

Zikir: Healing yang Sesungguhnya

 Penulis Aisyah Shofwah Hamidah (Mahasiswa Universitas Awal Bros) 

Dalam bahasa Arab, dawā' berarti obat. Bagi jiwa yang letih, salah satu obat terbaik adalah mengingat Allah.



Sering kali kita mengira bahwa ketenangan hanya bisa didapat dengan bepergian ke kota lain, berlibur ke luar negeri, atau menikmati berbagai hiburan. Padahal, jika hati masih kosong dari mengingat Allah, perjalanan sejauh apa pun belum tentu mampu menyembuhkan kegelisahan. Terlebih lagi jika perjalanan itu justru menambah beban pikiran karena harus memikirkan biaya atau hal-hal lainnya.

dalam Al-Qur'an pada surah Ar-Ra'd ayat 28 Allah telah mengingatkan, 

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ

"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah,  hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."

Ketika lisan basah dengan zikir, hati perlahan menjadi tenang, lapang, sehat, dan nyaman. Ada kedamaian yang tidak dapat dibeli dengan tiket perjalanan ataupun kemewahan dunia.

Healing yang sesungguhnya adalah ketika jiwa kembali dekat kepada Penciptanya, seperti memperbanyak zikir, memperbaiki salat, membaca Al-Qur'an, berdoa, dan menghadiri majelis ilmu. Di sanalah hati benar – benar menemukan tempat pulang.

Lalu mengapa setelah berzikir hati terasa begitu damai? Karena saat kita berzikir, kita sedang menyelaraskan diri dengan seluruh ciptaan Allah. Langit, bumi, pepohonan, gunung, lautan, bahkan seluruh makhluk di alam semesta senantiasa bertasbih kepada-Nya sesuai dengan cara yang Allah kehendaki. Ketika kita ikut mengingat Allah, jiwa kembali kepada fitrahnya.

jika hari ini hati terasa lelah, jangan hanya mencari tempat untuk pergi. Carilah jalan untuk kembali kepada Allah.

Karena ketenangan bukan sekadar berpindah tempat, tetapi berpindah hati dari lalai menjadi selalu mengingat Allah.

Senin, 27 Juli 2026

Bangga! Dua Srikandi Bulu Tangkis Siak Binaan PB Permata Perawang Tembus O2SN Nasional

PEKANBARU – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh bibit-bibit muda asal Kabupaten Siak. Dua atlet bulu tangkis putri andalan didikan klub PB Permata Perawang sukses menyegel tiket menuju Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Nasional. Keduanya akan mewakili daerah untuk berlaga di dua jenjang pendidikan berbeda, yakni Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).



​Keberhasilan ini tergambar jelas dari senyum kebanggaan kedua atlet muda tersebut saat memamerkan piagam "Juara 1 Bulutangkis Putri". Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti nyata tingginya kualitas pembinaan atlet usia dini yang konsisten dan terarah oleh tim PB Permata Perawang.

​Pada kategori SD, tiket emas menuju nasional berhasil diraih oleh Iffa Hamda Sakhia. Siswi kelas 6 asal SD YPPI ini baru menginjak usia 11 tahun. Menariknya, Iffa diketahui baru bergabung dan mulai digembleng di PB Permata Perawang pada tahun 2024. Waktu persiapan yang terbilang singkat tersebut tidak menjadi halangan. Berkat bakat, tekad, serta porsi latihan yang tepat, Iffa melesat cepat menjadi juara dan siap menantang lawan-lawannya di tingkat nasional.

​Sementara itu, pada jenjang SMP, tongkat estafet prestasi diteruskan dengan sangat apik oleh Puan Dhia Faiha As (yang akrab disapa Diva). Siswi kelas 9 dari SMP 1 Satap Sungai Mandau ini telah mengasah kemampuannya di PB Permata Perawang sejak tahun 2021. Pengalaman latihan selama bertahun-tahun membuat atlet berusia 14 tahun ini tampil mendominasi dan sukses merengkuh gelar juara pertama di tingkat daerah.

​Menghadapi kancah nasional yang pastinya lebih ketat, Puan menunjukkan kedewasaan mental yang luar biasa. Ia menyadari bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup. Ke depannya, ia berharap bisa menampilkan permainan yang lebih bagus lagi, terutama dalam menjaga ketenangan dan tidak mudah terpancing emosi di lapangan. Target puncaknya sangat jelas: meraih Juara 1 O2SN tingkat nasional sekaligus memberikan kebanggaan terbesar bagi kedua orang tuanya.

​Keberangkatan Iffa dan Puan ke tingkat nasional bukan hanya sekadar membawa nama klub, melainkan juga membawa harapan besar bagi masyarakat Kabupaten Siak. Dukungan penuh dari orang tua, pelatih, sekolah, dan pemerintah daerah tentu menjadi bahan bakar utama bagi kedua atlet muda ini.

​Mari kita doakan agar Iffa dan Puan dapat tampil lepas, menunjukkan performa ketangkasan terbaiknya, dan kembali pulang membawa medali emas untuk Riau!


Penulis : Tim mentari 

Sabtu, 25 Juli 2026

"Ramai Dikunjungi, Naracipta Exhibition 2026 Jadi Bukti Geliat Seni di Pekanbaru"

 



Pekanbaru — Antusiasme masyarakat terlihat jelas dalam gelaran Naracipta Exhibition 2026, pameran seni yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Awal Bros Pekanbaru. Pameran yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 25–26 Juli 2026, di Riau Creative Hub ini menampilkan karya ilustrasi, ilustrasi tradisional, dan fotografi dari lima belas seniman lokal.

Sejak dibuka pada pukul 09.00 WIB, pengunjung dari berbagai kalangan terlihat memadati lokasi pameran, mulai dari mahasiswa, pelajar, seniman, hingga masyarakat umum yang penasaran dengan karya-karya yang dipamerkan. Suasana pameran turut dimeriahkan dengan penataan ruang yang menonjolkan setiap karya, sehingga pengunjung dapat menikmati detail dan cerita di balik masing-masing karya seni.

Dok. DKV Awal Bros

Salah satu pengunjung, Mulyati Umar, seorang penulis yang turut hadir dalam pameran ini, mengungkapkan kesannya terhadap karya-karya yang ditampilkan. Ia menilai bahwa setiap karya memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri yang membuatnya menarik untuk diamati satu per satu. "Karya yang dipajang unik dan punya ciri tersendiri. Keren pokoknya," ujarnya. Mulyati turut menanyakan apakah terdapat seniman cilik yang ikut ambil bagian dalam pameran ini, mengingat semangat berkarya yang ditampilkan terasa begitu segar dan penuh energi.

Pertanyaan tersebut mencerminkan rasa ingin tahu masyarakat terhadap regenerasi seniman di Pekanbaru, sekaligus menjadi catatan menarik bagi panitia penyelenggara untuk terus membuka ruang bagi kreator dari berbagai kalangan usia pada kesempatan berikutnya.

Naracipta Exhibition 2026 sendiri menghadirkan karya dari lima belas kreator terpilih, di antaranya Muhammad Fahri Ramadhan, Elvin Afriliansyah Nasution, Quinsha Zhafira Shelomitha, Hanni Hashifah, Syahda Zada Raissa, Nur Izzah Ashyllah, Afif Rahman Al-ula, Wardah Ibnatis Tsaniyah, Hayyus Septyanti, Zulkhairi, Alissa Kamila Mayza, Callista Septiani Putri, Yuki Callista Patricia, Eisha Badiyya, dan Almizan Ramadhan. Ragam karya yang ditampilkan menunjukkan keberagaman gaya, mulai dari ilustrasi digital dengan sentuhan modern, ilustrasi bergaya tradisional yang kental akan unsur budaya, hingga karya fotografi yang menonjolkan momen dan makna mendalam.

Apresiasi terhadap terselenggaranya Naracipta Exhibition 2026 juga datang dari Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Awal Bros, Bobi Handoko, SKM., M.Kes. Beliau menyampaikan rasa bangga atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik dan lancar, terlebih merupakan event perdana yang digagas oleh HIMA DKV. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa dalam mengelola sebuah kegiatan berskala publik.

"Saya sangat mengapresiasi HIMA DKV atas terselenggaranya event ini dengan sangat baik. Semoga ke depannya HIMA DKV bisa membuat event yang lebih besar dan lebih meriah lagi," ujar Bobi Handoko.

Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa DKV untuk terus berinovasi dan mengembangkan kegiatan-kegiatan serupa dengan skala yang lebih luas, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung perkembangan seni dan kreativitas di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Naracipta Exhibition 2026 diharapkan dapat menjadi ajang tahunan yang terus memberikan ruang apresiasi bagi karya kreatif, sekaligus mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan komunitas seni di Kota Pekanbaru.

Kamis, 23 Juli 2026

Naracipta Exhibition 2026: Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Awal Bros Pekanbaru Selenggarakan Pameran Karya Kreatif

 



Pekanbaru — Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Awal Bros Pekanbaru akan menggelar pameran seni bertajuk Naracipta Exhibition 2026. Kegiatan ini digagas sebagai ruang apresiasi bagi karya-karya kreatif di bidang ilustrasi, ilustrasi tradisional, dan fotografi yang dihasilkan oleh para kreator terpilih.



Pameran tersebut akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Sabtu hingga Minggu, 25–26 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Lokasi kegiatan bertempat di Riau Creative Hub, Pekanbaru, dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya alias gratis.

Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa, pelajar, seniman, hingga masyarakat umum yang memiliki minat terhadap dunia seni dan kreativitas. Panitia penyelenggara berharap pameran ini dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan karya para kreator muda sekaligus menumbuhkan apresiasi masyarakat terhadap perkembangan seni dan desain di Kota Pekanbaru.

Dalam pelaksanaannya, pengunjung akan diajak menikmati beragam karya visual yang dipamerkan, mulai dari ilustrasi digital, ilustrasi bergaya tradisional, hingga karya fotografi yang menonjolkan sisi estetika dan makna di baliknya. Panitia juga mengajak masyarakat untuk hadir bersama keluarga maupun rekan guna merasakan langsung pengalaman seni yang inspiratif dari acara ini. Fauzan sebagai ketua panitia mengharapkan antusias masyarakat untuk hadir dan melihat karya seni para pemula. 

Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan Naracipta Exhibition 2026 dapat diakses melalui akun Instagram resmi @naracipta.exhibition.

Senin, 06 Juli 2026

Wisellin Alexia dari Stella Gracia School Pekanbaru Sukses Raih Mahkota Utama Dara Belia Riau 2026

PEKANBARU, 6 Juli 2026 — Malam puncak pemilihan Dara Belia Riau 2026 yang digelar secara spektakuler di Hotel Mutiara Merdeka pada Minggu malam (5/7) menjadi saksi bisu lahirnya bintang baru. Wisellin Alexia, siswi kebanggaan Stella Gracia School Pekanbaru, berhasil keluar sebagai Pemenang Utama (Winner) Dara Belia Riau 2026, mengalahkan deretan finalis terbaik dari berbagai sekolah di seluruh penjuru Provinsi Riau.
Dok Pribadi Wisellin Alexia



Penampilan Wisellin malam itu tak terbendung. Dengan perpaduan pesona, kecerdasan, dan kepercayaan diri yang luar biasa, ia berhasil memukau dewan juri dan seluruh hadirin. Perjalanannya menuju puncak tidaklah mudah, namun ia membuktikan kapasitasnya dengan melangkah pasti melewati setiap tahapan eliminasi yang menegangkan.

Langkah gemilang Wisellin dimulai saat ia berhasil mengamankan posisi di Top 15. Aura kebintangannya semakin bersinar ketika ia melaju ke babak Top 6, menjawab tantangan dewan juri dengan tenang, lugas, dan penuh wibawa. Klimaks dari malam penganugerahan tersebut terjadi di babak penentuan Top 3. Melalui advokasi, visi, serta jawaban Q&A yang luar biasa tajam dan inspiratif, Wisellin berhasil menaklukkan hati juri dan resmi dinobatkan sebagai pemenang nomor satu Dara Belia Riau 2026.

"Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwa generasi muda Riau, khususnya dari Stella Gracia School, memiliki potensi luar biasa untuk menjadi agen perubahan yang cerdas dan berbudaya," ujar salah satu perwakilan pendukung yang hadir.

Keberhasilan Wisellin Alexia membawa pulang mahkota bergengsi ini tidak hanya mengharumkan namanya sendiri, tetapi juga mencetak prestasi emas bagi Stella Gracia School Pekanbaru di kancah provinsi. Sebagai Dara Belia Riau 2026 yang baru, Wisellin kini mengemban tugas mulia untuk menjadi wajah pariwisata, budaya, dan inspirasi bagi generasi muda di Provinsi Riau selama satu tahun ke depan.

Selamat kepada Wisellin Alexia!

#WisellinAlexia #stellagracia #DaraBeliaRiau2026



Minggu, 05 Juli 2026

Semangat Belajar Tak Mengenal Usia, Sekolah Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru Resmi Dibuka

Pekanbaru, 4 Juli 2026 – Semangat belajar sepanjang hayat tampak nyata dalam pembukaan Program Sekolah Lansia yang diselenggarakan Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru di Universitas Muhammadiyah Riau, Sabtu (4/7). Program yang merupakan unggulan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat ini menjadi wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, tangguh, produktif, dan berdaya di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dok. Daycare Lansia  Aisyiyah Pekanbaru


Pelaksanaan angkatan pertama disambut antusias oleh masyarakat. Sebanyak 45 lansia berhasil mengikuti program ini dengan rentang usia mulai dari 60 tahun hingga peserta tertua berusia 84 tahun. Tingginya minat masyarakat bahkan menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang belajar bagi lansia semakin besar. Meski telah memasuki usia senja, para peserta hadir dengan penuh semangat, mengikuti setiap sesi kegiatan dengan wajah ceria dan antusias. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan perdana, mencerminkan bahwa semangat menimba ilmu tidak pernah dibatasi oleh usia.

Program Sekolah Lansia akan berlangsung selama 12 kali pertemuan, mulai Juli hingga September 2026. Selama mengikuti pembelajaran, peserta akan memperoleh berbagai materi yang mendukung peningkatan kualitas hidup lansia, baik dari aspek kesehatan, spiritual, sosial, maupun kemandirian. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi peserta, seluruh lansia yang menyelesaikan program akan mengikuti prosesi wisuda pada akhir kegiatan.

Program ini terselenggara melalui kolaborasi antara Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Pekanbaru, serta Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pekanbaru.

Ketua Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru, Mulyati, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada BKKBN Pusat yang telah mempercayakan Aisyiyah sebagai penyelenggara Sekolah Lansia. Menurutnya, kehadiran program ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

"Melalui Sekolah Lansia, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan dan bermakna. Lansia tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bersosialisasi, menjaga kesehatan, meningkatkan kepercayaan diri, dan tetap aktif berkarya di lingkungan keluarga maupun masyarakat," ujarnya.

Kepala DPPKB Kota Pekanbaru, Dr. Khairani, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen mendukung pelaksanaan Sekolah Lansia karena memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat lanjut usia. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini program serupa telah berjalan di tiga kecamatan dan diharapkan terus berkembang menjangkau lebih banyak lansia.

"Belajar tidak mengenal usia. Pemerintah ingin para lansia tetap sehat, produktif, tangguh, dan berdaya sehingga dapat terus menjadi bagian penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat," ungkapnya.

Dekan Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau, Dr. Santoso, turut menyambut baik kerja sama yang terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah, dan Aisyiyah. Ia berharap prosesi wisuda peserta Sekolah Lansia nantinya dapat dilaksanakan bersamaan dengan wisuda mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, sebagaimana harapan Rektor. Menurutnya, hal tersebut akan menjadi simbol bahwa pendidikan merupakan hak setiap orang dan proses belajar berlangsung sepanjang hayat.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pekanbaru, Risna Juita, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan program Pimpinan Pusat Aisyiyah yang bekerja sama dengan BKKBN Pusat untuk memperluas akses pembelajaran bagi masyarakat lanjut usia. Melalui sinergi berbagai pihak, Aisyiyah berharap program ini mampu melahirkan lansia yang lebih sehat, mandiri, aktif, dan berdaya, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan kesejahteraan lansia yang berkelanjutan.

Bakti Sosial dan Seminar Penguatan Layanan Fisioterapi di FKTP Se-Sumatra

Dumai, 4 Juli 2026 – Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (HIMAFIS) Universitas Awal Bros turut berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Sosial dan Seminar Penguatan Layanan Fisioterapi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Se-Sumatra yang diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan Kota Dumai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan fisioterapi di fasilitas kesehatan primer sekaligus mempererat kolaborasi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan instansi pemerintah.

Dok. Himafis UAB


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Pengurus Daerah Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Provinsi Riau, Wakil Ketua Pengurus Daerah IFI Provinsi Riau, Wasekretaris Jenderal Pengurus Pusat IFI, Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, serta perwakilan BPJS Kesehatan yang menjadi narasumber dalam seminar.

Dari Universitas Awal Bros, hadir Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Awal Bros, Dr. Agus Salim, S.Kep., M.Si., Ketua Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi, Alfitri Yana Yunita, SST.Ft., M.Fis., serta Sekretaris Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi, Sherly Mutiara, S.ST., M.Kes. Kehadiran pimpinan fakultas dan program studi menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa dan peningkatan mutu pelayanan fisioterapi.

Rangkaian acara dipandu oleh Fauzan Agus Santoso, yang bertugas sebagai Master of Ceremony (MC) sekaligus menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Universitas Awal Bros. Acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sumatra.

Selain seminar ilmiah, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara akademisi, organisasi profesi, pemerintah, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mewujudkan pelayanan fisioterapi yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Keikutsertaan Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Universitas Awal Bros dalam kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan, memperluas jejaring profesional, serta meningkatkan semangat mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam pengembangan profesi fisioterapi dan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Selasa, 30 Juni 2026

SPI dan Komunitas Mulai Menulis Indonesia Pekanbaru Kunjungi Rumah Baca Mentari Sago: Membangun Jejaring, Menguatkan Kolaborasi Literasi


Pekanbaru, 29 Juni 2026 — Si Paling Informasi (SPI) bersama Komunitas Mulai Menulis Indonesia (KMMI) Cabang Pekanbaru menggelar kunjungan silaturahmi ke Rumah Baca Mentari Sago pada Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem literasi melalui sinergi antarkomunitas.

Dokumentasi Rb Mentari Sago


Kunjungan yang berlangsung penuh keakraban ini dipimpin langsung oleh Ketua KMMI Cabang Pekanbaru, Mohd. Bahaudin Iksan, M.Pd. Kehadiran dua komunitas tersebut disambut hangat oleh Founder Rumah Baca Mentari Sago Mulyati Umar, yang memberikan sambutan yang hangat serta membuka ruang diskusi yang bermakna bagi seluruh peserta.

Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk saling mengenal lebih dekat, bertukar pengalaman, berbagi gagasan segar, serta menjajaki berbagai peluang kolaborasi yang berpotensi memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Diskusi yang berlangsung dengan semangat dan antusias mencerminkan betapa kuatnya tekad para pegiat literasi untuk terus bergerak bersama.

"Kolaborasi selalu menjadi langkah awal untuk menciptakan perubahan yang lebih besar. Kami percaya bahwa literasi akan berkembang lebih kuat ketika dibangun melalui kebersamaan, inovasi, dan semangat saling mendukung," ujar perwakilan SPI dalam kunjungan tersebut.

Rumah Baca Mentari Sago sendiri telah dikenal sebagai salah satu ruang belajar yang berdedikasi dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Kehadiran SPI dan KMMI Pekanbaru memperkuat harapan akan lahirnya berbagai program kolaboratif yang dapat memperluas jangkauan gerakan literasi di Kota Pekanbaru dan sekitarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal dari rangkaian kolaborasi positif yang mampu menginspirasi lebih banyak anak muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi Indonesia. Sebagaimana diyakini bersama, setiap kolaborasi adalah awal dari lahirnya ide-ide besar, dan setiap langkah kecil hari ini dapat menjadi perubahan besar di masa depan.

Mari terus bergerak, berjejaring, dan bertumbuh bersama.

#mentarisago

Membanggakan Riau! Aleea Keysha Zulkarnain Raih Gelar Puteri Pelajar Indonesia Inovasi & Teknologi 2026

 PEKANBARU, 30 Juni 2026 – Aleea Keysha Zulkarnain, siswi sekaligus Ketua OSIS Stella Gracia School (SGS) Pekanbaru, berhasil mengharumkan nama Provinsi Riau dengan menembus jajaran bergengsi Top 8 Puteri Pelajar Indonesia 2026 sekaligus meraih gelar Puteri Pelajar Indonesia Inovasi dan Teknologi 2026.

Dokumentasi pribadi Aleea Keysha Zulkarnain

Gelar prestisius ini selaras dengan rekam jejak Aleea di kancah riset internasional, di mana ia merupakan peraih Gold Medal dan Best Invention di ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2025 dan 2026.

Dalam kompetisi nasional ini, Aleea tampil memukau lewat advokasi unggulannya, #ProjectBRAVE. Gerakan ini memotivasi para pelajar untuk berani keluar dari zona nyaman dan menggali potensi inovasi di era digital. Dengan mengusung prinsip servant leadership, Aleea menekankan bahwa generasi muda harus bergerak lebih dari sekadar menjadi penolong biasa, melainkan menjadikannya wadah untuk berkontribusi dengan cinta.

"Saya sangat bersyukur atas dukungan keluarga, SGS Pekanbaru, dan masyarakat Riau. Gelar ini serta pengalaman riset internasional saya akan didedikasikan untuk memperluas dampak #ProjectBRAVE dan membuat Riau bangga” ungkap Aleea.

Pencapaian ini turut menegaskan komitmen Stella Gracia School Pekanbaru dalam mencetak siswa berprestasi komprehensif, mulai dari akademik, inovasi teknologi tingkat dunia, hingga kepemimpinan nasional. Ke depannya, Aleea diharapkan terus menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia untuk berani berinovasi dan berkarya.

#ProjectBRAVE #stellagracia

Kamis, 18 Juni 2026

Mantap Melangkah ke Puteri Pelajar Indonesia 2026, Aleea Keysha Zulkarnain Bawa Kampanye ProjectBRAVE dan Inovasi "Eco-Aerosorb" ke Diskominfotik Riau

 PEKANBARU — Persiapan menuju ajang bergengsi Puteri Pelajar Indonesia 2026 semakin matang bagi Aleea Keysha Zulkarnain. Siswi berprestasi asal Stella Gracia School Pekanbaru yang secara resmi terpilih mewakili Provinsi Riau ini baru saja memenuhi undangan khusus dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau. Kunjungan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga momen bagi Aleea untuk tampil dalam program podcast resmi dinas, berbagi kisah inspiratif, serta menggalang dukungan dari pemerintah daerah.

Dalam sesi podcast tersebut, sosok pemudi yang juga aktif berorganisasi ini memaparkan secara mendalam mengenai advokasi utamanya yang bertajuk #ProjectBRAVE. Gerakan ini digagas Aleea dengan misi mulia untuk mendobrak rasa takut dan keraguan yang sering menghinggapi anak muda. Melalui #ProjectBRAVE, Aleea ingin menginspirasi generasi muda, khususnya di Riau, agar memiliki keberanian untuk mencoba hal-hal baru dan tidak ragu mengambil setiap peluang positif demi meraih mimpi. Menurutnya, keberanian adalah fondasi paling krusial yang harus dimiliki pelajar masa kini untuk bisa bersaing dan menemukan potensi terbaik dalam diri mereka, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Foto Aleea Keysha Zulkarnain

Tidak hanya mengandalkan visi sosial, Aleea turut membuktikan kapasitas intelektualnya sebagai inovator muda. Di hadapan pihak Diskominfotik, ia menceritakan perjalanan penelitian sainsnya yang sukses menembus kancah internasional hingga berhasil membawa pulang medali emas. Penelitian membanggakan tersebut berfokus pada inovasi yang diberi nama "Eco-Aerosorb", sebuah terobosan cerdas yang mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan. Prestasi akademik kelas dunia ini mengukuhkan sosok Aleea sebagai representasi pelajar berwawasan global yang mampu memberikan solusi nyata melalui ilmu pengetahuan.


Kehadiran Aleea Keysha Zulkarnain disambut hangat dan mendapat apresiasi positif dari jajaran Diskominfotik Provinsi Riau. Dengan perpaduan sempurna antara rekam jejak kepemimpinan, kecerdasan melalui inovasi "Eco-Aerosorb", serta semangat pemberdayaan pemuda lewat #ProjectBRAVE, Aleea diyakini tidak hanya siap bersaing memperebutkan mahkota Puteri Pelajar Indonesia 2026, tetapi juga telah menjadi sosok pahlawan inspirasi (role model) yang sesungguhnya bagi seluruh pelajar di Indonesia.


#ProjectBRAVE  #AleeaKeyshaZulkarnain 

#stellagracia  #putripelajarIndonesia2026 

Selasa, 16 Juni 2026

Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru Resmi Luncurkan Sekolah Lansia

 


Pekanbaru, Juni 2025 – Dalam rangka memperingati Milad Aisyiyah ke-109, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Pekanbaru melalui Daycare Lansia resmi meluncurkan Program Sekolah Lansia. Kegiatan yang berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen Aisyiyah terhadap pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup lansia.



Acara dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, pemerintah daerah, akademisi, organisasi perempuan, serta mitra strategis yang selama ini mendukung program Daycare Lansia. Peluncuran Sekolah Lansia menjadi bukti nyata peran Aisyiyah dalam menghadirkan layanan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia.

Wakil Rektor I UMRI, Prof. Dr. Jufrizal Syahri, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas langkah inovatif yang dilakukan Aisyiyah Kota Pekanbaru. Dalam sambutannya, ia berharap Aisyiyah terus berkembang dan mampu memperluas kiprahnya hingga ke tingkat internasional. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Aisyiyah yang telah mempercayakan UMRI sebagai lokasi penyelenggaraan Milad dan peluncuran program tersebut.

Mewakili Wali Kota Pekanbaru, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Syamsuir, SH., M.IP., hadir sekaligus meresmikan Program Sekolah Lansia. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan Daycare Lansia dan seluruh program yang dijalankannya. Menurutnya, Aisyiyah telah menunjukkan kontribusi nyata dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para lansia.

Ketua Daycare Lansia PDA Kota Pekanbaru, Mulyati Umar, M.Pd., menjelaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan program nasional yang telah berjalan selama satu tahun di bawah naungan Majelis Kesejahteraan Sosial Aisyiyah. Program ini dirancang untuk memberdayakan lansia agar tetap aktif, sehat, produktif, dan bermartabat dalam menjalani masa tuanya.



Ia menambahkan, pelayanan Daycare Lansia dilaksanakan melalui lima pilar utama, yaitu edukasi, keagamaan, sosial, kesehatan, dan rekreatif. Kelima pilar tersebut menjadi fondasi dalam membangun lansia yang sehat secara fisik, mental, spiritual, dan sosial.

Ketua PDA Kota Pekanbaru, Risna Juita, dalam sambutannya mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat sinergi dan semangat pengabdian demi kemajuan organisasi. Sementara itu, perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru, Afandi, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai madrasah pertama dalam membentuk karakter generasi penerus.

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Susi Herlinda, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang dijalankan Aisyiyah daerah. Menurutnya, kekuatan Aisyiyah terletak pada ranting-ranting yang menjadi ujung tombak gerakan dan pelayanan masyarakat.

Dengan dukungan berbagai pihak, peluncuran Sekolah Lansia ini diharapkan menjadi model pemberdayaan lansia yang inspiratif dan berkelanjutan. Program ini sekaligus mempertegas peran Aisyiyah sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berdaya, dan berkeadilan.

Senin, 27 April 2026

Turnamen Badminton UAB Cup 2 Sukses Digelar, 144 Peserta Ramaikan Persaingan di Pekanbaru



Pekanbaru – Semangat kompetisi mewarnai GOR Axcon Sport selama dua hari penuh pada 25–26 April 2026. Turnamen Badminton UAB Cup 2 yang digagas oleh mahasiswa Universitas Awal Bros (UAB) ini sukses menarik perhatian ratusan pebulu tangkis dari berbagai daerah di Provinsi Riau, seperti Pekanbaru, Rengat, Siak, hingga Rokan Hulu.

Sebanyak 144 peserta yang tergabung dalam 72 pasangan turut ambil bagian dalam ajang ini. Mereka bersaing memperebutkan gelar juara dalam empat kategori pertandingan, yaitu Ganda Putri Umum, Ganda Putri SMA/SMK Sederajat, Ganda Putra Perguruan Tinggi, serta Ganda Putra SMA/SMK Sederajat. Kategori terakhir menjadi yang paling diminati dengan jumlah peserta mencapai 32 pasangan.

Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Atmosfer pertandingan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

Kesuksesan penyelenggaraan UAB Cup 2 tidak lepas dari kerja keras panitia yang telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari. Mulai dari pembentukan kepanitiaan, penyusunan konsep acara, hingga koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran turnamen. Technical meeting juga dilaksanakan untuk memastikan seluruh peserta memahami aturan pertandingan.

Selain itu, dukungan dari berbagai sponsor dan mitra turut berperan penting dalam menyukseskan acara ini. Di antaranya Universitas Awal Bros, Acxon Sport, Power Speed, Toko Mas Diamond, Susu Kuy, Kule, PB. Permata Perawang, Vamos Shott Photography, JPREM PEDIA, Hans Sport, BIKOS, dan Ichitan.


Turnamen ini juga menyediakan hadiah uang pembinaan yang menarik bagi para pemenang di setiap kategori. Selain uang tunai, para juara juga mendapatkan trofi dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

Pihak Universitas Awal Bros menyambut positif terselenggaranya kegiatan ini. UAB Cup 2 dinilai sebagai bentuk komitmen kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat, khususnya di bidang olahraga bulu tangkis, sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta.

Ketua Panitia UAB Cup 2, Khaliso Aprinaldo, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. “Kami berharap turnamen ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang lebih besar ke depannya,” ujarnya.

Ke depan, UAB Cup diharapkan mampu menjadi wadah berkelanjutan bagi para atlet muda untuk berkembang dan mengharumkan nama daerah, sekaligus memperkuat peran Universitas Awal Bros dalam memajukan olahraga bulu tangkis di Pekanbaru dan Provinsi Riau.