Welcome di Mentari Sago, Berita, Artikel dan Sastra baik berupa Cerpen, Puisi dan lain-lain

Berbagi dan Meninspirasi

Menulislah, dengan itu engkau akan meninggalkan jejak jejak sejarah

Tulisan ketika dibaca dan membawa perubahan padanya, akan bermakna besar akhirnya.

Bermimpilah

Jangan biarkan ucapan orang lain menjatuhkan mimpimu. Bungkam mulut mereka dengan prestasimu.

Pendidikan itu mengubah perilaku

Jangan pernah berhenti belajar, karena hidup tak pernah berhenti mengajarkan.

You don’t have to be great to start. But you have to start to be great.

Kamu tidak harus hebat untuk memulai. Tapi Anda harus mulai menjadi hebat.

Manusia terbaik adalah yang bermanfaat bagi banyak orang

Kebaikan sekecil apapun akan mernakna besar bagi yang merasakannya.

Tampilkan postingan dengan label Liputan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liputan. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juli 2026

Wisellin Alexia dari Stella Gracia School Pekanbaru Sukses Raih Mahkota Utama Dara Belia Riau 2026

PEKANBARU, 6 Juli 2026 — Malam puncak pemilihan Dara Belia Riau 2026 yang digelar secara spektakuler di Hotel Mutiara Merdeka pada Minggu malam (5/7) menjadi saksi bisu lahirnya bintang baru. Wisellin Alexia, siswi kebanggaan Stella Gracia School Pekanbaru, berhasil keluar sebagai Pemenang Utama (Winner) Dara Belia Riau 2026, mengalahkan deretan finalis terbaik dari berbagai sekolah di seluruh penjuru Provinsi Riau.
Dok Pribadi Wisellin Alexia



Penampilan Wisellin malam itu tak terbendung. Dengan perpaduan pesona, kecerdasan, dan kepercayaan diri yang luar biasa, ia berhasil memukau dewan juri dan seluruh hadirin. Perjalanannya menuju puncak tidaklah mudah, namun ia membuktikan kapasitasnya dengan melangkah pasti melewati setiap tahapan eliminasi yang menegangkan.

Langkah gemilang Wisellin dimulai saat ia berhasil mengamankan posisi di Top 15. Aura kebintangannya semakin bersinar ketika ia melaju ke babak Top 6, menjawab tantangan dewan juri dengan tenang, lugas, dan penuh wibawa. Klimaks dari malam penganugerahan tersebut terjadi di babak penentuan Top 3. Melalui advokasi, visi, serta jawaban Q&A yang luar biasa tajam dan inspiratif, Wisellin berhasil menaklukkan hati juri dan resmi dinobatkan sebagai pemenang nomor satu Dara Belia Riau 2026.

"Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwa generasi muda Riau, khususnya dari Stella Gracia School, memiliki potensi luar biasa untuk menjadi agen perubahan yang cerdas dan berbudaya," ujar salah satu perwakilan pendukung yang hadir.

Keberhasilan Wisellin Alexia membawa pulang mahkota bergengsi ini tidak hanya mengharumkan namanya sendiri, tetapi juga mencetak prestasi emas bagi Stella Gracia School Pekanbaru di kancah provinsi. Sebagai Dara Belia Riau 2026 yang baru, Wisellin kini mengemban tugas mulia untuk menjadi wajah pariwisata, budaya, dan inspirasi bagi generasi muda di Provinsi Riau selama satu tahun ke depan.

Selamat kepada Wisellin Alexia!

#WisellinAlexia #stellagracia #DaraBeliaRiau2026



Minggu, 05 Juli 2026

Semangat Belajar Tak Mengenal Usia, Sekolah Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru Resmi Dibuka

Pekanbaru, 4 Juli 2026 – Semangat belajar sepanjang hayat tampak nyata dalam pembukaan Program Sekolah Lansia yang diselenggarakan Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru di Universitas Muhammadiyah Riau, Sabtu (4/7). Program yang merupakan unggulan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat ini menjadi wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, tangguh, produktif, dan berdaya di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dok. Daycare Lansia  Aisyiyah Pekanbaru


Pelaksanaan angkatan pertama disambut antusias oleh masyarakat. Sebanyak 45 lansia berhasil mengikuti program ini dengan rentang usia mulai dari 60 tahun hingga peserta tertua berusia 84 tahun. Tingginya minat masyarakat bahkan menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang belajar bagi lansia semakin besar. Meski telah memasuki usia senja, para peserta hadir dengan penuh semangat, mengikuti setiap sesi kegiatan dengan wajah ceria dan antusias. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan perdana, mencerminkan bahwa semangat menimba ilmu tidak pernah dibatasi oleh usia.

Program Sekolah Lansia akan berlangsung selama 12 kali pertemuan, mulai Juli hingga September 2026. Selama mengikuti pembelajaran, peserta akan memperoleh berbagai materi yang mendukung peningkatan kualitas hidup lansia, baik dari aspek kesehatan, spiritual, sosial, maupun kemandirian. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi peserta, seluruh lansia yang menyelesaikan program akan mengikuti prosesi wisuda pada akhir kegiatan.

Program ini terselenggara melalui kolaborasi antara Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Pekanbaru, serta Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pekanbaru.

Ketua Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru, Mulyati, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada BKKBN Pusat yang telah mempercayakan Aisyiyah sebagai penyelenggara Sekolah Lansia. Menurutnya, kehadiran program ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

"Melalui Sekolah Lansia, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan dan bermakna. Lansia tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bersosialisasi, menjaga kesehatan, meningkatkan kepercayaan diri, dan tetap aktif berkarya di lingkungan keluarga maupun masyarakat," ujarnya.

Kepala DPPKB Kota Pekanbaru, Dr. Khairani, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen mendukung pelaksanaan Sekolah Lansia karena memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat lanjut usia. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini program serupa telah berjalan di tiga kecamatan dan diharapkan terus berkembang menjangkau lebih banyak lansia.

"Belajar tidak mengenal usia. Pemerintah ingin para lansia tetap sehat, produktif, tangguh, dan berdaya sehingga dapat terus menjadi bagian penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat," ungkapnya.

Dekan Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau, Dr. Santoso, turut menyambut baik kerja sama yang terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah, dan Aisyiyah. Ia berharap prosesi wisuda peserta Sekolah Lansia nantinya dapat dilaksanakan bersamaan dengan wisuda mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, sebagaimana harapan Rektor. Menurutnya, hal tersebut akan menjadi simbol bahwa pendidikan merupakan hak setiap orang dan proses belajar berlangsung sepanjang hayat.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pekanbaru, Risna Juita, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan program Pimpinan Pusat Aisyiyah yang bekerja sama dengan BKKBN Pusat untuk memperluas akses pembelajaran bagi masyarakat lanjut usia. Melalui sinergi berbagai pihak, Aisyiyah berharap program ini mampu melahirkan lansia yang lebih sehat, mandiri, aktif, dan berdaya, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan kesejahteraan lansia yang berkelanjutan.

Bakti Sosial dan Seminar Penguatan Layanan Fisioterapi di FKTP Se-Sumatra

Dumai, 4 Juli 2026 – Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (HIMAFIS) Universitas Awal Bros turut berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Sosial dan Seminar Penguatan Layanan Fisioterapi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Se-Sumatra yang diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan Kota Dumai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan fisioterapi di fasilitas kesehatan primer sekaligus mempererat kolaborasi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan instansi pemerintah.

Dok. Himafis UAB


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Pengurus Daerah Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Provinsi Riau, Wakil Ketua Pengurus Daerah IFI Provinsi Riau, Wasekretaris Jenderal Pengurus Pusat IFI, Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, serta perwakilan BPJS Kesehatan yang menjadi narasumber dalam seminar.

Dari Universitas Awal Bros, hadir Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Awal Bros, Dr. Agus Salim, S.Kep., M.Si., Ketua Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi, Alfitri Yana Yunita, SST.Ft., M.Fis., serta Sekretaris Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi, Sherly Mutiara, S.ST., M.Kes. Kehadiran pimpinan fakultas dan program studi menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa dan peningkatan mutu pelayanan fisioterapi.

Rangkaian acara dipandu oleh Fauzan Agus Santoso, yang bertugas sebagai Master of Ceremony (MC) sekaligus menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Universitas Awal Bros. Acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sumatra.

Selain seminar ilmiah, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara akademisi, organisasi profesi, pemerintah, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mewujudkan pelayanan fisioterapi yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Keikutsertaan Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Universitas Awal Bros dalam kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan, memperluas jejaring profesional, serta meningkatkan semangat mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam pengembangan profesi fisioterapi dan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Selasa, 30 Juni 2026

SPI dan Komunitas Mulai Menulis Indonesia Pekanbaru Kunjungi Rumah Baca Mentari Sago: Membangun Jejaring, Menguatkan Kolaborasi Literasi


Pekanbaru, 29 Juni 2026 — Si Paling Informasi (SPI) bersama Komunitas Mulai Menulis Indonesia (KMMI) Cabang Pekanbaru menggelar kunjungan silaturahmi ke Rumah Baca Mentari Sago pada Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem literasi melalui sinergi antarkomunitas.

Dokumentasi Rb Mentari Sago


Kunjungan yang berlangsung penuh keakraban ini dipimpin langsung oleh Ketua KMMI Cabang Pekanbaru, Mohd. Bahaudin Iksan, M.Pd. Kehadiran dua komunitas tersebut disambut hangat oleh Founder Rumah Baca Mentari Sago Mulyati Umar, yang memberikan sambutan yang hangat serta membuka ruang diskusi yang bermakna bagi seluruh peserta.

Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk saling mengenal lebih dekat, bertukar pengalaman, berbagi gagasan segar, serta menjajaki berbagai peluang kolaborasi yang berpotensi memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Diskusi yang berlangsung dengan semangat dan antusias mencerminkan betapa kuatnya tekad para pegiat literasi untuk terus bergerak bersama.

"Kolaborasi selalu menjadi langkah awal untuk menciptakan perubahan yang lebih besar. Kami percaya bahwa literasi akan berkembang lebih kuat ketika dibangun melalui kebersamaan, inovasi, dan semangat saling mendukung," ujar perwakilan SPI dalam kunjungan tersebut.

Rumah Baca Mentari Sago sendiri telah dikenal sebagai salah satu ruang belajar yang berdedikasi dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Kehadiran SPI dan KMMI Pekanbaru memperkuat harapan akan lahirnya berbagai program kolaboratif yang dapat memperluas jangkauan gerakan literasi di Kota Pekanbaru dan sekitarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal dari rangkaian kolaborasi positif yang mampu menginspirasi lebih banyak anak muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi Indonesia. Sebagaimana diyakini bersama, setiap kolaborasi adalah awal dari lahirnya ide-ide besar, dan setiap langkah kecil hari ini dapat menjadi perubahan besar di masa depan.

Mari terus bergerak, berjejaring, dan bertumbuh bersama.

#mentarisago

Membanggakan Riau! Aleea Keysha Zulkarnain Raih Gelar Puteri Pelajar Indonesia Inovasi & Teknologi 2026

 PEKANBARU, 30 Juni 2026 – Aleea Keysha Zulkarnain, siswi sekaligus Ketua OSIS Stella Gracia School (SGS) Pekanbaru, berhasil mengharumkan nama Provinsi Riau dengan menembus jajaran bergengsi Top 8 Puteri Pelajar Indonesia 2026 sekaligus meraih gelar Puteri Pelajar Indonesia Inovasi dan Teknologi 2026.

Dokumentasi pribadi Aleea Keysha Zulkarnain

Gelar prestisius ini selaras dengan rekam jejak Aleea di kancah riset internasional, di mana ia merupakan peraih Gold Medal dan Best Invention di ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2025 dan 2026.

Dalam kompetisi nasional ini, Aleea tampil memukau lewat advokasi unggulannya, #ProjectBRAVE. Gerakan ini memotivasi para pelajar untuk berani keluar dari zona nyaman dan menggali potensi inovasi di era digital. Dengan mengusung prinsip servant leadership, Aleea menekankan bahwa generasi muda harus bergerak lebih dari sekadar menjadi penolong biasa, melainkan menjadikannya wadah untuk berkontribusi dengan cinta.

"Saya sangat bersyukur atas dukungan keluarga, SGS Pekanbaru, dan masyarakat Riau. Gelar ini serta pengalaman riset internasional saya akan didedikasikan untuk memperluas dampak #ProjectBRAVE dan membuat Riau bangga” ungkap Aleea.

Pencapaian ini turut menegaskan komitmen Stella Gracia School Pekanbaru dalam mencetak siswa berprestasi komprehensif, mulai dari akademik, inovasi teknologi tingkat dunia, hingga kepemimpinan nasional. Ke depannya, Aleea diharapkan terus menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia untuk berani berinovasi dan berkarya.

#ProjectBRAVE #stellagracia

Kamis, 18 Juni 2026

Mantap Melangkah ke Puteri Pelajar Indonesia 2026, Aleea Keysha Zulkarnain Bawa Kampanye ProjectBRAVE dan Inovasi "Eco-Aerosorb" ke Diskominfotik Riau

 PEKANBARU — Persiapan menuju ajang bergengsi Puteri Pelajar Indonesia 2026 semakin matang bagi Aleea Keysha Zulkarnain. Siswi berprestasi asal Stella Gracia School Pekanbaru yang secara resmi terpilih mewakili Provinsi Riau ini baru saja memenuhi undangan khusus dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau. Kunjungan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga momen bagi Aleea untuk tampil dalam program podcast resmi dinas, berbagi kisah inspiratif, serta menggalang dukungan dari pemerintah daerah.

Dalam sesi podcast tersebut, sosok pemudi yang juga aktif berorganisasi ini memaparkan secara mendalam mengenai advokasi utamanya yang bertajuk #ProjectBRAVE. Gerakan ini digagas Aleea dengan misi mulia untuk mendobrak rasa takut dan keraguan yang sering menghinggapi anak muda. Melalui #ProjectBRAVE, Aleea ingin menginspirasi generasi muda, khususnya di Riau, agar memiliki keberanian untuk mencoba hal-hal baru dan tidak ragu mengambil setiap peluang positif demi meraih mimpi. Menurutnya, keberanian adalah fondasi paling krusial yang harus dimiliki pelajar masa kini untuk bisa bersaing dan menemukan potensi terbaik dalam diri mereka, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Foto Aleea Keysha Zulkarnain

Tidak hanya mengandalkan visi sosial, Aleea turut membuktikan kapasitas intelektualnya sebagai inovator muda. Di hadapan pihak Diskominfotik, ia menceritakan perjalanan penelitian sainsnya yang sukses menembus kancah internasional hingga berhasil membawa pulang medali emas. Penelitian membanggakan tersebut berfokus pada inovasi yang diberi nama "Eco-Aerosorb", sebuah terobosan cerdas yang mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan. Prestasi akademik kelas dunia ini mengukuhkan sosok Aleea sebagai representasi pelajar berwawasan global yang mampu memberikan solusi nyata melalui ilmu pengetahuan.


Kehadiran Aleea Keysha Zulkarnain disambut hangat dan mendapat apresiasi positif dari jajaran Diskominfotik Provinsi Riau. Dengan perpaduan sempurna antara rekam jejak kepemimpinan, kecerdasan melalui inovasi "Eco-Aerosorb", serta semangat pemberdayaan pemuda lewat #ProjectBRAVE, Aleea diyakini tidak hanya siap bersaing memperebutkan mahkota Puteri Pelajar Indonesia 2026, tetapi juga telah menjadi sosok pahlawan inspirasi (role model) yang sesungguhnya bagi seluruh pelajar di Indonesia.


#ProjectBRAVE  #AleeaKeyshaZulkarnain 

#stellagracia  #putripelajarIndonesia2026 

Selasa, 16 Juni 2026

Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru Resmi Luncurkan Sekolah Lansia

 


Pekanbaru, Juni 2025 – Dalam rangka memperingati Milad Aisyiyah ke-109, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Pekanbaru melalui Daycare Lansia resmi meluncurkan Program Sekolah Lansia. Kegiatan yang berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen Aisyiyah terhadap pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup lansia.



Acara dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, pemerintah daerah, akademisi, organisasi perempuan, serta mitra strategis yang selama ini mendukung program Daycare Lansia. Peluncuran Sekolah Lansia menjadi bukti nyata peran Aisyiyah dalam menghadirkan layanan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia.

Wakil Rektor I UMRI, Prof. Dr. Jufrizal Syahri, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas langkah inovatif yang dilakukan Aisyiyah Kota Pekanbaru. Dalam sambutannya, ia berharap Aisyiyah terus berkembang dan mampu memperluas kiprahnya hingga ke tingkat internasional. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Aisyiyah yang telah mempercayakan UMRI sebagai lokasi penyelenggaraan Milad dan peluncuran program tersebut.

Mewakili Wali Kota Pekanbaru, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Syamsuir, SH., M.IP., hadir sekaligus meresmikan Program Sekolah Lansia. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan Daycare Lansia dan seluruh program yang dijalankannya. Menurutnya, Aisyiyah telah menunjukkan kontribusi nyata dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para lansia.

Ketua Daycare Lansia PDA Kota Pekanbaru, Mulyati Umar, M.Pd., menjelaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan program nasional yang telah berjalan selama satu tahun di bawah naungan Majelis Kesejahteraan Sosial Aisyiyah. Program ini dirancang untuk memberdayakan lansia agar tetap aktif, sehat, produktif, dan bermartabat dalam menjalani masa tuanya.



Ia menambahkan, pelayanan Daycare Lansia dilaksanakan melalui lima pilar utama, yaitu edukasi, keagamaan, sosial, kesehatan, dan rekreatif. Kelima pilar tersebut menjadi fondasi dalam membangun lansia yang sehat secara fisik, mental, spiritual, dan sosial.

Ketua PDA Kota Pekanbaru, Risna Juita, dalam sambutannya mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat sinergi dan semangat pengabdian demi kemajuan organisasi. Sementara itu, perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru, Afandi, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai madrasah pertama dalam membentuk karakter generasi penerus.

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Susi Herlinda, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang dijalankan Aisyiyah daerah. Menurutnya, kekuatan Aisyiyah terletak pada ranting-ranting yang menjadi ujung tombak gerakan dan pelayanan masyarakat.

Dengan dukungan berbagai pihak, peluncuran Sekolah Lansia ini diharapkan menjadi model pemberdayaan lansia yang inspiratif dan berkelanjutan. Program ini sekaligus mempertegas peran Aisyiyah sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berdaya, dan berkeadilan.

Senin, 27 April 2026

Turnamen Badminton UAB Cup 2 Sukses Digelar, 144 Peserta Ramaikan Persaingan di Pekanbaru



Pekanbaru – Semangat kompetisi mewarnai GOR Axcon Sport selama dua hari penuh pada 25–26 April 2026. Turnamen Badminton UAB Cup 2 yang digagas oleh mahasiswa Universitas Awal Bros (UAB) ini sukses menarik perhatian ratusan pebulu tangkis dari berbagai daerah di Provinsi Riau, seperti Pekanbaru, Rengat, Siak, hingga Rokan Hulu.

Sebanyak 144 peserta yang tergabung dalam 72 pasangan turut ambil bagian dalam ajang ini. Mereka bersaing memperebutkan gelar juara dalam empat kategori pertandingan, yaitu Ganda Putri Umum, Ganda Putri SMA/SMK Sederajat, Ganda Putra Perguruan Tinggi, serta Ganda Putra SMA/SMK Sederajat. Kategori terakhir menjadi yang paling diminati dengan jumlah peserta mencapai 32 pasangan.

Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Atmosfer pertandingan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

Kesuksesan penyelenggaraan UAB Cup 2 tidak lepas dari kerja keras panitia yang telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari. Mulai dari pembentukan kepanitiaan, penyusunan konsep acara, hingga koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran turnamen. Technical meeting juga dilaksanakan untuk memastikan seluruh peserta memahami aturan pertandingan.

Selain itu, dukungan dari berbagai sponsor dan mitra turut berperan penting dalam menyukseskan acara ini. Di antaranya Universitas Awal Bros, Acxon Sport, Power Speed, Toko Mas Diamond, Susu Kuy, Kule, PB. Permata Perawang, Vamos Shott Photography, JPREM PEDIA, Hans Sport, BIKOS, dan Ichitan.


Turnamen ini juga menyediakan hadiah uang pembinaan yang menarik bagi para pemenang di setiap kategori. Selain uang tunai, para juara juga mendapatkan trofi dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

Pihak Universitas Awal Bros menyambut positif terselenggaranya kegiatan ini. UAB Cup 2 dinilai sebagai bentuk komitmen kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat, khususnya di bidang olahraga bulu tangkis, sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta.

Ketua Panitia UAB Cup 2, Khaliso Aprinaldo, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. “Kami berharap turnamen ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang lebih besar ke depannya,” ujarnya.

Ke depan, UAB Cup diharapkan mampu menjadi wadah berkelanjutan bagi para atlet muda untuk berkembang dan mengharumkan nama daerah, sekaligus memperkuat peran Universitas Awal Bros dalam memajukan olahraga bulu tangkis di Pekanbaru dan Provinsi Riau.

Senin, 13 Oktober 2025

Rumah Baca Mentari Sago Hadiri Forum Komunikasi Konsultasi Publik (FKP) 2025 di Balai Bahasa Provinsi Riau

 

Pekanbaru, 13 Oktober 2025 — Rumah Baca Mentari Sago sebagai salah satu pengguna layanan publik turut menghadiri Forum Komunikasi Konsultasi Publik (FKP) 2025 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Riau pada Senin, 13 Oktober 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Bahasa Provinsi Riau mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

FKP dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain pengguna layanan publik, pemangku kebijakan, akademisi, praktisi, organisasi profesi, masyarakat sipil, serta rekan media. Forum ini menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi antara penyelenggara layanan publik dan para pengguna layanan.



Acara menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. Umi Kultsum, S.S., M.Hum. selaku Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, dan Bapak Bambang Pratama, S.H., M.H. selaku Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Riau.

Dalam pemaparannya, Dr. Umi Kultsum menyampaikan visi, misi, serta peran dan tugas Balai Bahasa Provinsi Riau. Ia juga menjelaskan berbagai layanan publik yang tersedia di Balai Bahasa, yang meliputi enam jenis layanan, yaitu:

1. Layanan Ahli Bahasa

2. Layanan Penerjemahan

3. Layanan Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA)

4. Layanan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)

5. Layanan Perpustakaan

6. Layanan Magang

Sementara itu, Bapak Bambang Pratama dalam paparannya menjelaskan tentang peran, fungsi, dan tugas Ombudsman serta konsep birokrasi ideal menurut Max Weber. Ia menekankan bahwa birokrasi yang baik harus berorientasi pada pelayanan publik yang efektif, efisien, dan transparan. Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya transformasi digital dalam pelayanan publik. Menurutnya, layanan digital mampu menjangkau masyarakat lebih luas dan meningkatkan keterbukaan informasi. Beberapa contoh instansi yang telah menerapkan layanan digital dengan baik antara lain BPJS Kesehatan dan Direktorat Imigrasi (pembuatan paspor).

Bambang juga mengapresiasi Balai Bahasa Provinsi Riau yang telah menerapkan sistem informasi digital sesuai dengan ketentuan yang berlaku, meskipun masih ada beberapa aspek yang perlu disempurnakan.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Dua peserta, masing-masing dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Pekanbaru serta Universitas Riau, menyampaikan pertanyaan, ide, dan saran konstruktif terkait peningkatan kualitas layanan publik di lingkungan Balai Bahasa dan Ombudsman.

Sebagai penutup, acara FKP 2025 diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Balai Bahasa Provinsi Riau dan para peserta forum.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara lembaga penyedia layanan publik dan masyarakat pengguna layanan, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Provinsi Riau menuju arah yang lebih baik dan berkelanjutan.

 

Minggu, 12 Oktober 2025

Rumah Baca Mentari Sago Gelar Lokakarya Mendongeng dalam Program Fasilitasi Bantuan Pemerintah Komunitas Literasi Tahun 2025

 


PEKANBARU - Rumah Baca Mentari Sago sukses menyelenggarakan Lokakarya Mendongeng sebagai bagian dari program Fasilitasi Bantuan Pemerintah untuk Komunitas Literasi Tahun 2025. Kegiatan yang menghadirkan narasumber berpengalaman, Evelyne Tanugraha, ini dihadiri oleh puluhan guru dari berbagai sekolah di Kota Pekanbaru.

Lokakarya yang berlangsung dengan antusias ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Kabid Pembinaan PAUD, SKB dan Pendidikan Non Formal, Ibu Reni Bafita, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, Reni Bafita menekankan pentingnya kemampuan mendongeng sebagai salah satu metode efektif dalam menumbuhkan minat baca dan literasi anak sejak dini.

"Mendongeng bukan sekadar bercerita, tetapi merupakan seni yang dapat membangkitkan imajinasi dan kreativitas anak-anak. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap para guru dapat mengembangkan keterampilan mendongeng yang akan sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran," ujar Reni Bafita.



Pendiri Rumah Baca Mentari Sago, Ibu Mulyati, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Ia menekankan peran strategis guru dalam peningkatan literasi, tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi masyarakat luas.

"Guru memiliki peran yang sangat vital dalam gerakan literasi. Mereka bukan hanya mengajar di kelas, tetapi juga menjadi agen perubahan yang dapat menginspirasi masyarakat untuk mencintai buku dan membaca. Melalui lokakarya ini, kami berharap para guru dapat menjadi garda terdepan dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah dan masyarakat," ungkap Mulyati.

Narasumber Evelyne Tanugraha, yang dikenal sebagai pendongeng profesional, membagikan berbagai teknik dan strategi mendongeng yang menarik dan interaktif. Para peserta diajak untuk praktik langsung dan mendapatkan tips bagaimana membuat cerita menjadi lebih hidup dan memikat perhatian anak-anak.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan literasi masyarakat melalui komunitas-komunitas literasi yang tersebar di berbagai wilayah. Rumah Baca Mentari Sago, sebagai salah satu penerima bantuan fasilitasi, terus aktif mengadakan berbagai program untuk meningkatkan budaya baca dan literasi di Kota Pekanbaru.

Para peserta lokakarya mengapresiasi kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam mengembangkan literasi anak.


Kegiatan Lokakarya Mendongeng ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan literasi anak di Kota Pekanbaru dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan peran komunitas literasi.

Minggu, 19 Januari 2025

Rumah Baca Mentari Sago Bersama Komunitas Literasi di Kota pekanbaru Menghadiri Kegiatan KKLP Balai Bahasa Riau

 

PEKANBARU, MENTARISAGO.COM. Ahad, tanggal 19 Januari 2025 Kelompok Kepakaran dan layanan Profesional (KKLP) Balai Bahasa Riau  menaja kegiatan Bincang Literasi bersama komunitas yang yang ada di  Pekanbaru bertempat di Samara Coffee.

 


Bapak Toha machsum selaku kepala balai Bahasa profinsi Riau menyambut baik kegiatan ini, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Komunitas Literasi  TBM Iqra’ dan TBM Ataya Gemilang yang mendapatkan bantuan pemerintah  tahun 2024.

Acara tersebut diikuti oleh beberapa Komunitas Literasi diantaranya hadir Irsyad Thoriq Algifari  dan Mulyati Umar Founder Rumah Baca Mentari Sago. Rumah baca Mentari sago yang bergerak sejak tahun 2016 sedikit demi sedikit terus membumikan litarasi di Kota Pekanbaru.


Tujuan kegiatan ini bagaimana para komunitas literasi terus menguat dan juga bagaimana memanfaatkan bantuan pemerintah agar praktik baik dilakukan lebih maksimal di lapangan.

Minggu, 12 November 2023

Peringatan hari Pahlawan SD Negeri 144 Pekanbaru dihadiri oleh Kanit Binmas Polsek Senapelan AKP Arifin Butar Butar

Peringatan di SD Negeri 144 pekanbaru Senin tanggal 13 November 2023 yang bertindak sebagai pembina upacara Kanit Binmas Polsek Senapelan AKP Arifin Butar Butar.



Dalam kesempatan itu Kanit menyampaikan bahwa sebagai peserta didik, anak anak harus mampu menjadi pelajar yang memiliki sikap dan cita-cita yang tinggi. Pengaruh dari media sosial juga menjadi catatan. diharapkan agar siswa cerdas dalam mengunakan media.

Hari Pahlawan biasanya merujuk pada suatu perayaan atau penghormatan terhadap para pahlawan atau pejuang yang berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan atau melindungi suatu negara. Hari Pahlawan dirayakan setiap tanggal 10 November. Peringatan ini mengenang pertempuran Surabaya pada tahun 1945, yang merupakan salah satu peristiwa penting dalam perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia dari penjajahan.

Pada Hari Pahlawan, biasanya diadakan upacara bendera, tabur bunga di makam para pahlawan, dan berbagai kegiatan lainnya untuk menghormati jasa para pahlawan. Setiap negara memiliki cara sendiri untuk menghormati dan memperingati para pahlawannya, dan perayaan ini seringkali menjadi momen untuk merenungkan nilai-nilai patriotisme, pengorbanan, dan keberanian yang diperlihatkan oleh para pahlawan tersebut.



Sebagai Pelaksana Program sekolah penggerak Angkatan 3 Kota Pekanbaru, ada 5 itervensi yang harus dilakukan salah satunya menjalin kemitraan. Nah, untuk itu sekolah melakukan koordinasi dan kerjasama dengan kepolisian sebagai mitra sekolah dalam menumbuh kembangkan Profil Pelajar Pancasila. dalam kesempatan ini kepala Sekolah SD Negeri 144 Pekanbaru ibu Mulyati, M. Pd juga mengucapkan terimaksih semoga kerjasama yang baik ini terus berjalan. (MU)

Rabu, 01 Maret 2023

Istri Pejabat Walikota Pekanbaru Menghadiri Pegukuhan Pengurus Bundo Kanduang Gonjong Limo Kota Pekanbaru

Sabtu, tanggal 25 Februari 2023 Ikatan Keluarga Payakumbuh dan Lima Puluh Kota Gonjong Limo Mengadakan acara Pengukuhan Pengurus Bundo kanduang Gonjong Limo Kota Pekanbaru  Masa bakti 2023-2028 di  DI Ballroom Hotel Mutiara Merdeka.

Foto Pengukuhan Pengurus Bundo Kanduang Gonjong Limo


Dalam acara pengukuhan Bundo kanduang Gonjong Limo dihadiri oleh Ibu Pejabat Walikota Pekanbaru Raja Rilla Mustafa Muflihun yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pekanbaru.

Disamping itu dalam acarajuga dihadiri oleh  Walikota Payakumbuh  yag diwakili oleh Bpk. Elvi Jaya sebagai Staf ahli dan Bapak  Bupati Lima Puluh Kota yang di wakili Oleh Kapala Dinas  DP2KP3A  Ayu Mitria Fadri, S.Si., M.Pd.

“Pengukuhan Bundo Kanduang Gonjong Limo yang diadakan berkat kerjasama semua pihak.” kata Ketua Pelaksana Retna Anita Anis, S.H. ia juga menyampaikan peran Bundo kanduang  Gonjong Limo  dalam menjaga tali silaturahmi sesama orang minang yang ada di perantauan namun juga menguatkan perannya Peran Bundo Kanduang sangat penting dimulai dari keluarga hingga masyarakat sebagai diri pribadi, sebagai isteri, sebagai ibu maupun pemangku adat yang menjadi tauladan dalam keluarga dan masyarakat.

Jadi bundo kanduang yang hakiki adalah perempuan yang dituakan dalam suatu kaum, memiliki budi pekerti yang baik, dan kepedulian yang tinggi. Di samping itu  peran bundo kanduang di Pekanbaru sebagai wadah untuk mempererat hubungan silahtuhmi khususnya sesama bundo kanduang yang ada di Kota Pekanbaru dan  Provinsi Riau pada umumnya.

Dalam kesempatan itu ketua  bundo kanduang terpilih Ibu Hj. Hermayesti, S.Pd mengatakan semoga bundo kanduang yang ada di Kota Pekanbaru  kompak, saling berbagi dan mendukung sehingga silahturahmi terjalin erat sesama warga Payakumbuh dan Lima Puluh Kota yang ada di Pekanbaru.

Pengukuhan Kepengurusan Bundo Kanduang Gonjong Limo dilakukan oleh  Ketua Gonjong Limo Kota Pekanbaru Bpk Dedi Armen dan pemasangan salempang oleh Ibu Raja Rilla Mustafa Muflihun.

Di akhir kegiatan Ketua Pelaksana Retna Anita Anis, S.H,  mengucapkan ribuan terimakasih kepada semua pihak baik tamu undangan, dan para pihak yang telah bertungkus lumus hingga suksesnya acara ini. (MU)

Selasa, 06 September 2022

SD Negeri 144 Pekanbaru Membentuk Satgas Keamanan Pangan Sekolah

SD Negeri 144 Pekanbaru terus melakukan pembinaan terhadap warga sekolah. Pada hari Selasa, 6 September 2022 pukul 9.00 WIB mendapat kunjungan dari BPOM Kota Pekanbaru. BPOM melakukan kegiatan  di SD Negeri 144 Pekanbaru jalan Giam kecamatan Senapelan.  Pada kesempatan ini BPOM Pekanbaru yang diwakili oleh ibu Nunangganis, Bapak Muhammad Rusydi Ridha dan beberapa perwakilan BPOM lainnya. 

Satgas Keamanan Pangan Sekolah

"Sosialisasi diadakan di ruang Perpustakaan Marhum Pekan yang merupakan Perpustakaan SD Negeri 144 Pekanbaru.  Ibu  Mulyati, M. Pd selaku kepala sekolah  membuka langsung kegiatan ini. dalam sabutannya beliau sangat mengapresiasi apa yang dilakukan BPOM ke sekolahnya," ujarnya.

Sedangkan yang bertindak sebagai narasumber perwakilan dari BPOM adalah Bapak Muhammad Rusydi Ridha yang memaparkan Kunci Keamanan Pangan Untuk Memilih Pangan. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga sekolah, terutaam siswa dan walimurid yang hadir sekitar 100 orang.  

Bapak Rusydi menjelaskan tentang keamanan pangan jajanan anak sekolah dalam materinya menyampaikan Tujuan kegiatan ini adalah untuk 1; Meningkatkan pengetahuan keamanan pangan Seluruh Siswa melalui pengenalan pangan aman, 2; Mensosialisasikan konsumsi pangan aman dengan memperhatikan Informasi Nilai Gizi pada pangan olahan, 3; Mendorong kemandirian seluruh Siswa dalam mewujudkan budaya pangan aman dengan menerapkan Cek KLIK.

Muhammad Rusydi Ridha dalam materinya menambahkan " Melalui kegiatan ini diharapkan semua Siswa dapat memperoleh akses informasi keamanan pangan yang valid sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Setiap Siswa terhadap keamanan pangan yang pada akhirnya diharapkan dapat membentuk perilaku keamanan pangan yang baik." ungkapnya.

Ibu Nunangganis juga memberikan apresiasi terhadap sekolah dengan adanya TIM SATGAS Keamanan Pangan Sekolah, sekaligus pemasangan rompi satuan tugas kepada siswa SD Negeri 144 Pekanbaru. 

Kegiatan ditutup dengan berphoto bersama dengan seluruh Tim Kader senior Keamanan Pangan Jajanan Anak sekolah. (MU)