Membuat Cerita Bergambar (Materi Bahasa Indonesia dan SBDP) Kelas V K 13 Pembelajaran 2






Amatilah rangkaian cerita bergambar di bawah ini, tentu kamu pernah membaca komik atau buku cerita bergambar lainnya. 


Cerita bergambar adalah susunan gambar-gambar yang dilengkapi teks dan membentuk suatu cerita. Komik adalah salah satu bentuk  cerita bergambar. Cerita bergambar, biasanya tampil dalam format buku, bisa juga dengan selembar kertas, seperti cerita bergambar dalam sebuah poster. 

Gambar cerita merupakan gambar atau serangkaian gambar yang mengandung sebuah cerita. Contoh gambar cerita adalah gambar ilustrasi.

Gambar ilustrasi merupakan gambar yang mendukung isi sebuah bacaan atau teks. 
Gambar ilustrasi dibedakan menjadi dua macam, yakni gambar yang berupa foto dan gambar tangan. 
Penggunaan gambar ilustrasi disesuaikan dengan kebutuhan dan isi bacaan atau teks.

Adapun ragam gambar ilustrasi antara lain berupa cergam (cerita bergambar), komik, pamflet, cover, kartun, dan karikatur. Tahukah kamu perbedaan ragam gambar-gambar tersebut?

Nah, berikut ini adalah bagaimana cara kamu melatih keterampilan dalam mengambar 

Cara untuk  meningkatkan keterampilan dalam menggambar- gambar ilustrasi.
Gambar ilustrasi merupakan penggambaran dari sebuah teks. 
Tujuan ilustrasi adalah untuk memperjelas, memperindah, dan menerangkan isi atau informasi dari sebuah bacaan. 

Objek gambar ilustrasi dapat berupa gambar manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan serta benda-benda yang ada di sekitar kita. 

Objek gambar ini harus disesuaikan dengan isi atau bacaan. 

Langkah-langkah membuat cerita bergambar adalah sebagai berikut, 

1. Persiapkan alat dan bahan.

Beberapa contoh media kering yang biasa digunakan antara lain:
  • Pensil, Pensil yang digunakan dalam menggambar cerita, biasanya adalah pensil ukuran 2B sampai 6B.
  • Krayon. Krayon memiliki beragam variasi warna. Krayon merupakan campuran antara lilin dan bahan pewarna yang aman untuk anak-anak. Krayon digunakan untuk menggambar cerita yang memerlukan variasi warna. 
  • Pulpen atau Spidol. Pulpen atau spidol juga digunakan untuk menggambar cerita dengan karakter yang tegas pada garis-garis.

2. Tentukan tema, tema harus terkait dengan objek gambar yang akan dibuat. 
    Objek gambar bisa benda mati atau benda hidup, misalnya hewan, tumbuhan dan manusia.
 
3. Gagasan.  
    Gagasan bersumber dari bacaan. Setelah menentukan gagasan, tentukanlah adegan apa yang akan digambar, siapa saja tokohnya, bagaimana suasananya, serta media yang akan digunakan. 

4. Sketsa. 
   Sketsa adalah rancangan gambar yang dibuat sesuai dengan gagasan. Membuat sketsa harus berhati-hati, perhatikan bagaimana tata letak dan ukuran objek yang digambar. 

5. Pewarnaan.  
    Setelah sketsa selesai dibuat, kamu dapat mewarnainya. Pewarnaan dapat dilakukan dengan dua cara, pertama memberi warna sesuai dengan aslinya, kedua memberi warna berdasarkan imajinasi sendiri. Kamu dapat menggunakan cat air, cat minyak, pensil warna, spidol, dan lain-lain.


Sekarang saatnya membuat gambar ilustrasi. Sebelum kamu membuat gambar, susunlah terlebih dahulu bacaan atau teks. Tema gambarnya adalah “Hewan Kesayanganku”.

#Sumber Buku K13 



Post a Comment

0 Comments