Mentari Sago berupa Berita, Karya Fiksi dan Non Fiksi berupa Artikel, Esai, Cerpen, Puisi dan lain-lainnya

Menulis dan Menginspirasi

Menulislah, dengan itu engkau akan meninggalkan jejak jejak sejarah

Tulisan ketika dibaca dan membawa perubahan padanya, akan bermakna besar akhirnya.

Bermimpilah

Jangan biarkan ucapan orang lain menjatuhkan mimpimu. Bungkam mulut mereka dengan prestasimu.

Pendidikan itu mengubah perilaku

Jangan pernah berhenti belajar, karena hidup tak pernah berhenti mengajarkan.

You don’t have to be great to start. But you have to start to be great.

Kamu tidak harus hebat untuk memulai. Tapi Anda harus mulai menjadi hebat.

Manusia terbaik adalah yang bermanfaat bagi banyak orang

Kebaikan sekecil apapun akan mernakna besar bagi yang merasakannya.

Senin, 27 Juli 2026

Bangga! Dua Srikandi Bulu Tangkis Siak Binaan PB Permata Perawang Tembus O2SN Nasional

PEKANBARU – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh bibit-bibit muda asal Kabupaten Siak. Dua atlet bulu tangkis putri andalan didikan klub PB Permata Perawang sukses menyegel tiket menuju Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Nasional. Keduanya akan mewakili daerah untuk berlaga di dua jenjang pendidikan berbeda, yakni Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).



​Keberhasilan ini tergambar jelas dari senyum kebanggaan kedua atlet muda tersebut saat memamerkan piagam "Juara 1 Bulutangkis Putri". Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti nyata tingginya kualitas pembinaan atlet usia dini yang konsisten dan terarah oleh tim PB Permata Perawang.

​Pada kategori SD, tiket emas menuju nasional berhasil diraih oleh Iffa Hamda Sakhia. Siswi kelas 6 asal SD YPPI ini baru menginjak usia 11 tahun. Menariknya, Iffa diketahui baru bergabung dan mulai digembleng di PB Permata Perawang pada tahun 2024. Waktu persiapan yang terbilang singkat tersebut tidak menjadi halangan. Berkat bakat, tekad, serta porsi latihan yang tepat, Iffa melesat cepat menjadi juara dan siap menantang lawan-lawannya di tingkat nasional.

​Sementara itu, pada jenjang SMP, tongkat estafet prestasi diteruskan dengan sangat apik oleh Puan Dhia Faiha As (yang akrab disapa Diva). Siswi kelas 9 dari SMP 1 Satap Sungai Mandau ini telah mengasah kemampuannya di PB Permata Perawang sejak tahun 2021. Pengalaman latihan selama bertahun-tahun membuat atlet berusia 14 tahun ini tampil mendominasi dan sukses merengkuh gelar juara pertama di tingkat daerah.

​Menghadapi kancah nasional yang pastinya lebih ketat, Puan menunjukkan kedewasaan mental yang luar biasa. Ia menyadari bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup. Ke depannya, ia berharap bisa menampilkan permainan yang lebih bagus lagi, terutama dalam menjaga ketenangan dan tidak mudah terpancing emosi di lapangan. Target puncaknya sangat jelas: meraih Juara 1 O2SN tingkat nasional sekaligus memberikan kebanggaan terbesar bagi kedua orang tuanya.

​Keberangkatan Iffa dan Puan ke tingkat nasional bukan hanya sekadar membawa nama klub, melainkan juga membawa harapan besar bagi masyarakat Kabupaten Siak. Dukungan penuh dari orang tua, pelatih, sekolah, dan pemerintah daerah tentu menjadi bahan bakar utama bagi kedua atlet muda ini.

​Mari kita doakan agar Iffa dan Puan dapat tampil lepas, menunjukkan performa ketangkasan terbaiknya, dan kembali pulang membawa medali emas untuk Riau!


Penulis : Tim mentari 

Sabtu, 25 Juli 2026

"Ramai Dikunjungi, Naracipta Exhibition 2026 Jadi Bukti Geliat Seni di Pekanbaru"

 



Pekanbaru — Antusiasme masyarakat terlihat jelas dalam gelaran Naracipta Exhibition 2026, pameran seni yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Awal Bros Pekanbaru. Pameran yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 25–26 Juli 2026, di Riau Creative Hub ini menampilkan karya ilustrasi, ilustrasi tradisional, dan fotografi dari lima belas seniman lokal.

Sejak dibuka pada pukul 09.00 WIB, pengunjung dari berbagai kalangan terlihat memadati lokasi pameran, mulai dari mahasiswa, pelajar, seniman, hingga masyarakat umum yang penasaran dengan karya-karya yang dipamerkan. Suasana pameran turut dimeriahkan dengan penataan ruang yang menonjolkan setiap karya, sehingga pengunjung dapat menikmati detail dan cerita di balik masing-masing karya seni.

Dok. DKV Awal Bros

Salah satu pengunjung, Mulyati Umar, seorang penulis yang turut hadir dalam pameran ini, mengungkapkan kesannya terhadap karya-karya yang ditampilkan. Ia menilai bahwa setiap karya memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri yang membuatnya menarik untuk diamati satu per satu. "Karya yang dipajang unik dan punya ciri tersendiri. Keren pokoknya," ujarnya. Mulyati turut menanyakan apakah terdapat seniman cilik yang ikut ambil bagian dalam pameran ini, mengingat semangat berkarya yang ditampilkan terasa begitu segar dan penuh energi.

Pertanyaan tersebut mencerminkan rasa ingin tahu masyarakat terhadap regenerasi seniman di Pekanbaru, sekaligus menjadi catatan menarik bagi panitia penyelenggara untuk terus membuka ruang bagi kreator dari berbagai kalangan usia pada kesempatan berikutnya.

Naracipta Exhibition 2026 sendiri menghadirkan karya dari lima belas kreator terpilih, di antaranya Muhammad Fahri Ramadhan, Elvin Afriliansyah Nasution, Quinsha Zhafira Shelomitha, Hanni Hashifah, Syahda Zada Raissa, Nur Izzah Ashyllah, Afif Rahman Al-ula, Wardah Ibnatis Tsaniyah, Hayyus Septyanti, Zulkhairi, Alissa Kamila Mayza, Callista Septiani Putri, Yuki Callista Patricia, Eisha Badiyya, dan Almizan Ramadhan. Ragam karya yang ditampilkan menunjukkan keberagaman gaya, mulai dari ilustrasi digital dengan sentuhan modern, ilustrasi bergaya tradisional yang kental akan unsur budaya, hingga karya fotografi yang menonjolkan momen dan makna mendalam.

Apresiasi terhadap terselenggaranya Naracipta Exhibition 2026 juga datang dari Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Awal Bros, Bobi Handoko, SKM., M.Kes. Beliau menyampaikan rasa bangga atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik dan lancar, terlebih merupakan event perdana yang digagas oleh HIMA DKV. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa dalam mengelola sebuah kegiatan berskala publik.

"Saya sangat mengapresiasi HIMA DKV atas terselenggaranya event ini dengan sangat baik. Semoga ke depannya HIMA DKV bisa membuat event yang lebih besar dan lebih meriah lagi," ujar Bobi Handoko.

Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa DKV untuk terus berinovasi dan mengembangkan kegiatan-kegiatan serupa dengan skala yang lebih luas, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung perkembangan seni dan kreativitas di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Naracipta Exhibition 2026 diharapkan dapat menjadi ajang tahunan yang terus memberikan ruang apresiasi bagi karya kreatif, sekaligus mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan komunitas seni di Kota Pekanbaru.

Jumat, 24 Juli 2026

Naracipta Exhibition 2026: Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Awal Bros Pekanbaru Selenggarakan Pameran Karya Kreatif

 



Pekanbaru — Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Awal Bros Pekanbaru akan menggelar pameran seni bertajuk Naracipta Exhibition 2026. Kegiatan ini digagas sebagai ruang apresiasi bagi karya-karya kreatif di bidang ilustrasi, ilustrasi tradisional, dan fotografi yang dihasilkan oleh para kreator terpilih.



Pameran tersebut akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Sabtu hingga Minggu, 25–26 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Lokasi kegiatan bertempat di Riau Creative Hub, Pekanbaru, dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya alias gratis.

Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa, pelajar, seniman, hingga masyarakat umum yang memiliki minat terhadap dunia seni dan kreativitas. Panitia penyelenggara berharap pameran ini dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan karya para kreator muda sekaligus menumbuhkan apresiasi masyarakat terhadap perkembangan seni dan desain di Kota Pekanbaru.

Dalam pelaksanaannya, pengunjung akan diajak menikmati beragam karya visual yang dipamerkan, mulai dari ilustrasi digital, ilustrasi bergaya tradisional, hingga karya fotografi yang menonjolkan sisi estetika dan makna di baliknya. Panitia juga mengajak masyarakat untuk hadir bersama keluarga maupun rekan guna merasakan langsung pengalaman seni yang inspiratif dari acara ini. Fauzan sebagai ketua panitia mengharapkan antusias masyarakat untuk hadir dan melihat karya seni para pemula. 

Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan Naracipta Exhibition 2026 dapat diakses melalui akun Instagram resmi @naracipta.exhibition.

Senin, 06 Juli 2026

Wisellin Alexia dari Stella Gracia School Pekanbaru Sukses Raih Mahkota Utama Dara Belia Riau 2026

PEKANBARU, 6 Juli 2026 — Malam puncak pemilihan Dara Belia Riau 2026 yang digelar secara spektakuler di Hotel Mutiara Merdeka pada Minggu malam (5/7) menjadi saksi bisu lahirnya bintang baru. Wisellin Alexia, siswi kebanggaan Stella Gracia School Pekanbaru, berhasil keluar sebagai Pemenang Utama (Winner) Dara Belia Riau 2026, mengalahkan deretan finalis terbaik dari berbagai sekolah di seluruh penjuru Provinsi Riau.
Dok Pribadi Wisellin Alexia



Penampilan Wisellin malam itu tak terbendung. Dengan perpaduan pesona, kecerdasan, dan kepercayaan diri yang luar biasa, ia berhasil memukau dewan juri dan seluruh hadirin. Perjalanannya menuju puncak tidaklah mudah, namun ia membuktikan kapasitasnya dengan melangkah pasti melewati setiap tahapan eliminasi yang menegangkan.

Langkah gemilang Wisellin dimulai saat ia berhasil mengamankan posisi di Top 15. Aura kebintangannya semakin bersinar ketika ia melaju ke babak Top 6, menjawab tantangan dewan juri dengan tenang, lugas, dan penuh wibawa. Klimaks dari malam penganugerahan tersebut terjadi di babak penentuan Top 3. Melalui advokasi, visi, serta jawaban Q&A yang luar biasa tajam dan inspiratif, Wisellin berhasil menaklukkan hati juri dan resmi dinobatkan sebagai pemenang nomor satu Dara Belia Riau 2026.

"Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwa generasi muda Riau, khususnya dari Stella Gracia School, memiliki potensi luar biasa untuk menjadi agen perubahan yang cerdas dan berbudaya," ujar salah satu perwakilan pendukung yang hadir.

Keberhasilan Wisellin Alexia membawa pulang mahkota bergengsi ini tidak hanya mengharumkan namanya sendiri, tetapi juga mencetak prestasi emas bagi Stella Gracia School Pekanbaru di kancah provinsi. Sebagai Dara Belia Riau 2026 yang baru, Wisellin kini mengemban tugas mulia untuk menjadi wajah pariwisata, budaya, dan inspirasi bagi generasi muda di Provinsi Riau selama satu tahun ke depan.

Selamat kepada Wisellin Alexia!

#WisellinAlexia #stellagracia #DaraBeliaRiau2026



Minggu, 05 Juli 2026

Semangat Belajar Tak Mengenal Usia, Sekolah Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru Resmi Dibuka

Pekanbaru, 4 Juli 2026 – Semangat belajar sepanjang hayat tampak nyata dalam pembukaan Program Sekolah Lansia yang diselenggarakan Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru di Universitas Muhammadiyah Riau, Sabtu (4/7). Program yang merupakan unggulan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat ini menjadi wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, tangguh, produktif, dan berdaya di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dok. Daycare Lansia  Aisyiyah Pekanbaru


Pelaksanaan angkatan pertama disambut antusias oleh masyarakat. Sebanyak 45 lansia berhasil mengikuti program ini dengan rentang usia mulai dari 60 tahun hingga peserta tertua berusia 84 tahun. Tingginya minat masyarakat bahkan menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang belajar bagi lansia semakin besar. Meski telah memasuki usia senja, para peserta hadir dengan penuh semangat, mengikuti setiap sesi kegiatan dengan wajah ceria dan antusias. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan perdana, mencerminkan bahwa semangat menimba ilmu tidak pernah dibatasi oleh usia.

Program Sekolah Lansia akan berlangsung selama 12 kali pertemuan, mulai Juli hingga September 2026. Selama mengikuti pembelajaran, peserta akan memperoleh berbagai materi yang mendukung peningkatan kualitas hidup lansia, baik dari aspek kesehatan, spiritual, sosial, maupun kemandirian. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi peserta, seluruh lansia yang menyelesaikan program akan mengikuti prosesi wisuda pada akhir kegiatan.

Program ini terselenggara melalui kolaborasi antara Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Pekanbaru, serta Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pekanbaru.

Ketua Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru, Mulyati, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada BKKBN Pusat yang telah mempercayakan Aisyiyah sebagai penyelenggara Sekolah Lansia. Menurutnya, kehadiran program ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

"Melalui Sekolah Lansia, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan dan bermakna. Lansia tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bersosialisasi, menjaga kesehatan, meningkatkan kepercayaan diri, dan tetap aktif berkarya di lingkungan keluarga maupun masyarakat," ujarnya.

Kepala DPPKB Kota Pekanbaru, Dr. Khairani, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen mendukung pelaksanaan Sekolah Lansia karena memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat lanjut usia. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini program serupa telah berjalan di tiga kecamatan dan diharapkan terus berkembang menjangkau lebih banyak lansia.

"Belajar tidak mengenal usia. Pemerintah ingin para lansia tetap sehat, produktif, tangguh, dan berdaya sehingga dapat terus menjadi bagian penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat," ungkapnya.

Dekan Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau, Dr. Santoso, turut menyambut baik kerja sama yang terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah, dan Aisyiyah. Ia berharap prosesi wisuda peserta Sekolah Lansia nantinya dapat dilaksanakan bersamaan dengan wisuda mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, sebagaimana harapan Rektor. Menurutnya, hal tersebut akan menjadi simbol bahwa pendidikan merupakan hak setiap orang dan proses belajar berlangsung sepanjang hayat.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pekanbaru, Risna Juita, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan program Pimpinan Pusat Aisyiyah yang bekerja sama dengan BKKBN Pusat untuk memperluas akses pembelajaran bagi masyarakat lanjut usia. Melalui sinergi berbagai pihak, Aisyiyah berharap program ini mampu melahirkan lansia yang lebih sehat, mandiri, aktif, dan berdaya, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan kesejahteraan lansia yang berkelanjutan.

Bakti Sosial dan Seminar Penguatan Layanan Fisioterapi di FKTP Se-Sumatra

Dumai, 4 Juli 2026 – Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (HIMAFIS) Universitas Awal Bros turut berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Sosial dan Seminar Penguatan Layanan Fisioterapi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Se-Sumatra yang diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan Kota Dumai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan fisioterapi di fasilitas kesehatan primer sekaligus mempererat kolaborasi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan instansi pemerintah.

Dok. Himafis UAB


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Pengurus Daerah Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Provinsi Riau, Wakil Ketua Pengurus Daerah IFI Provinsi Riau, Wasekretaris Jenderal Pengurus Pusat IFI, Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, serta perwakilan BPJS Kesehatan yang menjadi narasumber dalam seminar.

Dari Universitas Awal Bros, hadir Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Awal Bros, Dr. Agus Salim, S.Kep., M.Si., Ketua Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi, Alfitri Yana Yunita, SST.Ft., M.Fis., serta Sekretaris Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi, Sherly Mutiara, S.ST., M.Kes. Kehadiran pimpinan fakultas dan program studi menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa dan peningkatan mutu pelayanan fisioterapi.

Rangkaian acara dipandu oleh Fauzan Agus Santoso, yang bertugas sebagai Master of Ceremony (MC) sekaligus menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Universitas Awal Bros. Acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sumatra.

Selain seminar ilmiah, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara akademisi, organisasi profesi, pemerintah, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mewujudkan pelayanan fisioterapi yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Keikutsertaan Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Universitas Awal Bros dalam kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan, memperluas jejaring profesional, serta meningkatkan semangat mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam pengembangan profesi fisioterapi dan pelayanan kesehatan di Indonesia.