Welcome di Mentari Sago, Berita, Artikel dan Sastra baik berupa Cerpen, Puisi dan lain-lain

Berbagi dan Meninspirasi

Menulislah, dengan itu engkau akan meninggalkan jejak jejak sejarah

Tulisan ketika dibaca dan membawa perubahan padanya, akan bermakna besar akhirnya.

Bermimpilah

Jangan biarkan ucapan orang lain menjatuhkan mimpimu. Bungkam mulut mereka dengan prestasimu.

Pendidikan itu mengubah perilaku

Jangan pernah berhenti belajar, karena hidup tak pernah berhenti mengajarkan.

You don’t have to be great to start. But you have to start to be great.

Kamu tidak harus hebat untuk memulai. Tapi Anda harus mulai menjadi hebat.

Manusia terbaik adalah yang bermanfaat bagi banyak orang

Kebaikan sekecil apapun akan mernakna besar bagi yang merasakannya.

Minggu, 05 Juli 2026

Semangat Belajar Tak Mengenal Usia, Sekolah Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru Resmi Dibuka

Pekanbaru, 4 Juli 2026 – Semangat belajar sepanjang hayat tampak nyata dalam pembukaan Program Sekolah Lansia yang diselenggarakan Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru di Universitas Muhammadiyah Riau, Sabtu (4/7). Program yang merupakan unggulan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat ini menjadi wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, tangguh, produktif, dan berdaya di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dok. Daycare Lansia  Aisyiyah Pekanbaru


Pelaksanaan angkatan pertama disambut antusias oleh masyarakat. Sebanyak 45 lansia berhasil mengikuti program ini dengan rentang usia mulai dari 60 tahun hingga peserta tertua berusia 84 tahun. Tingginya minat masyarakat bahkan menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang belajar bagi lansia semakin besar. Meski telah memasuki usia senja, para peserta hadir dengan penuh semangat, mengikuti setiap sesi kegiatan dengan wajah ceria dan antusias. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan perdana, mencerminkan bahwa semangat menimba ilmu tidak pernah dibatasi oleh usia.

Program Sekolah Lansia akan berlangsung selama 12 kali pertemuan, mulai Juli hingga September 2026. Selama mengikuti pembelajaran, peserta akan memperoleh berbagai materi yang mendukung peningkatan kualitas hidup lansia, baik dari aspek kesehatan, spiritual, sosial, maupun kemandirian. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi peserta, seluruh lansia yang menyelesaikan program akan mengikuti prosesi wisuda pada akhir kegiatan.

Program ini terselenggara melalui kolaborasi antara Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Pekanbaru, serta Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pekanbaru.

Ketua Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru, Mulyati, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada BKKBN Pusat yang telah mempercayakan Aisyiyah sebagai penyelenggara Sekolah Lansia. Menurutnya, kehadiran program ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

"Melalui Sekolah Lansia, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan dan bermakna. Lansia tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bersosialisasi, menjaga kesehatan, meningkatkan kepercayaan diri, dan tetap aktif berkarya di lingkungan keluarga maupun masyarakat," ujarnya.

Kepala DPPKB Kota Pekanbaru, Dr. Khairani, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen mendukung pelaksanaan Sekolah Lansia karena memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat lanjut usia. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini program serupa telah berjalan di tiga kecamatan dan diharapkan terus berkembang menjangkau lebih banyak lansia.

"Belajar tidak mengenal usia. Pemerintah ingin para lansia tetap sehat, produktif, tangguh, dan berdaya sehingga dapat terus menjadi bagian penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat," ungkapnya.

Dekan Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau, Dr. Santoso, turut menyambut baik kerja sama yang terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah, dan Aisyiyah. Ia berharap prosesi wisuda peserta Sekolah Lansia nantinya dapat dilaksanakan bersamaan dengan wisuda mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, sebagaimana harapan Rektor. Menurutnya, hal tersebut akan menjadi simbol bahwa pendidikan merupakan hak setiap orang dan proses belajar berlangsung sepanjang hayat.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pekanbaru, Risna Juita, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan program Pimpinan Pusat Aisyiyah yang bekerja sama dengan BKKBN Pusat untuk memperluas akses pembelajaran bagi masyarakat lanjut usia. Melalui sinergi berbagai pihak, Aisyiyah berharap program ini mampu melahirkan lansia yang lebih sehat, mandiri, aktif, dan berdaya, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan kesejahteraan lansia yang berkelanjutan.

Bakti Sosial dan Seminar Penguatan Layanan Fisioterapi di FKTP Se-Sumatra

Dumai, 4 Juli 2026 – Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (HIMAFIS) Universitas Awal Bros turut berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Sosial dan Seminar Penguatan Layanan Fisioterapi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Se-Sumatra yang diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan Kota Dumai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan fisioterapi di fasilitas kesehatan primer sekaligus mempererat kolaborasi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan instansi pemerintah.

Dok. Himafis UAB


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Pengurus Daerah Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Provinsi Riau, Wakil Ketua Pengurus Daerah IFI Provinsi Riau, Wasekretaris Jenderal Pengurus Pusat IFI, Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, serta perwakilan BPJS Kesehatan yang menjadi narasumber dalam seminar.

Dari Universitas Awal Bros, hadir Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Awal Bros, Dr. Agus Salim, S.Kep., M.Si., Ketua Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi, Alfitri Yana Yunita, SST.Ft., M.Fis., serta Sekretaris Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi, Sherly Mutiara, S.ST., M.Kes. Kehadiran pimpinan fakultas dan program studi menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa dan peningkatan mutu pelayanan fisioterapi.

Rangkaian acara dipandu oleh Fauzan Agus Santoso, yang bertugas sebagai Master of Ceremony (MC) sekaligus menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Universitas Awal Bros. Acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sumatra.

Selain seminar ilmiah, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara akademisi, organisasi profesi, pemerintah, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mewujudkan pelayanan fisioterapi yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Keikutsertaan Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Universitas Awal Bros dalam kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan, memperluas jejaring profesional, serta meningkatkan semangat mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam pengembangan profesi fisioterapi dan pelayanan kesehatan di Indonesia.