ALAT PERNAPASAN PADA HEWAN (pendalaman Materi IPA TEMA 2 Kelas V K13)

Pernapasan pada Hewan

Jewan memiliki sistem pernapasan yang berbeda-beda. Hewan juga bernapas untuk mengambil oksigen dan membuang karbon dioksida. Namun, sistem pernapasan pada hewan berbeda dari manusia. Sistem pernapasan hewan disesuaikan dengan tempat hidupnya.

Beberapa jenis Hewan dan sistem Pernapasannya. 

1. Alat dan Sistem Pernapasan pada Cacing Tanah (Vermes)





   Cacing bernapas menggunakan permukaan kulitnya yang lembab dan berlendir. Kulit cacing selalu basah dan berlendir untuk memudahkan penyerapan oksigen dari udara. Di bawah permukaan kulit cacing yang tipis, terdapat pembuluh udara.



Saat udara masuk melalui kulit, oksigen diikat oleh darah.Oksigen yang diikat oleh hemoglobin lalu diedarkan ke seluruh tubuh. Zat sisa pembakaran berupa karbon dioksida dan uap air dikeluarkan dari tubuh juga melalui permukaan kulit. 

Cacing tanah suka hidup di daerah yang lembab

2. Alat dan Sistem Pernapasan pada Serangga (Insekta)



Serangga bernapas menggunakan trakea, yaitu sistem tabung yang memiliki banyak cabang dan tersebar di dalam tubuh. Cabang trakea disebut trakeola. 

Cara serangga bernapas adalah oksigen masuk melalui lubang yang di sebut stigma  lalu di edarkan ke seluruh tubuh. Udara memasuki trakea melalui pori-pori kecil di permukaan tubuhserangga yang disebut spirakel.


3. Alat dan Sistem Pernapasan pada Ikan (Pisces)


Ikan bernapas menggunakan insang. Insang merupakan organ khusus mirip saringan. Insang berbentuk lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap.Untuk memperoleh  oksigen, mulut ikan dan insang bekerja bersama-sama seperti pompa isap air. 



Caranya pertama tutup insang menutup. Secara bersamaan mulut terbuka dan dinding mulut mengembang. Saat itulah air terisap masuk. setelah itu  rongga mulut menyempit dan mulut menutup. Secara bersamaan tutup insang terbuka. Akibatnya air keluar dari mulut dan melewati insang. Saat itulah oksigen dari dalam air terserap dan karbon dioksida dikeluarkan.

4. Alat dan Sistem Pernapasan pada Hewan Amfibi

 


Ampibi adalah hewan yang hidup di dua alam. Katak termasuk hewan amfibi, yaitu hewan yang hidup di darat dan di air. Saat masih berupa kecebong atau berudu, katak hidup di dalam air dan bernapas menggunakan insang. Amfibi memiliki kulit yang lembab dan basah, gunanya untuk  membantu pertukaran oksigen dan korbon dioksida. 

Katak dewasa bernapas menggunakan paru-paru dan permukaan kulit. Di dalam paru-paru terdapat banyak gelembung udara yang sangat kecil, berselaput, dan penuh dengan kapiler darah. Di dalam gelembung udara, oksigen diserap dan karbon dioksida dikeluarkan. Selain dengan paru-paru, katak juga bernapas melalui kulit. Permukaan kulit katak selalu basah agar
memudahkan penyerapan oksigen dari udara.

5. Alat dan Sistem Pernapasan pada Reptil



Jenis Hewan Reptil di antaranya : ular, kadal, cecak, buaya, dan biawak. Nah, hewan reptil yang dapat menyelam adalah kura-kura, penyu dan buaya. Waktu menyelam lubang hidungnya dapat ditutup sehingga begitu air tidak akan masuk ke dalam paru-paru.


Reptil bernapas mengunakan paru-paru. Udara / oksigen masuk melalui hidung, lalu ke batang tenggorokan, lalu ke paru-paru. Korbon dioksida dibuang melalui jalur yang sama. 

6. Alat dan Sistem Pernapasan pada Burung (Aves)



Burung bernapas menggunakan paru-paru. Paru-paru burung terletak di dalam rongga dada.  Alat pernapasan burung dibantu oleh pundi-pundi udara yang berfungsi menyimpan udara. 


Udara yang mengandung oksigen masuk melalui lubang hidung pada pangkal paruh sebelah atas. Selanjutnya udara masuk ke pembuluh udara yang disebut trakea. Dari trakea, udara sebagian masuk ke paru-paru dan sebagian lagi masuk ke kantong udara.

Burung menghirup udara sebanyak-banyaknya saat tidak terbang. Sebaliknya, saat terbang, burung tidak menghirup udara. Udara diembuskan dari kantong udara ke paru-paru.

7. Alat dan Sistem Pernapasan pada Mamalia



Mamalia adalah jenis hewan yang menyusui anaknya. Ada dua jenis mamalia, yaitu mamalia darat dan mamalia air. Mamalia darat misalnya kambing, sapi, kerbau, dan kuda. 

Mamalia bernapas menggunakan paru-paru. Oksigen masuk melalui lubang hidung, ke tenggorokan lalu masuk ke paru-paru. 




Mamalia air misalnya paus, hiu dan lumba-lumba.


Pada mamalia air, hidungnya dilengkapi dengan katup. Saat mamalia tersebut menyelam, katup akan menutup. Sebaliknya, saat mamalia tersebut muncul ke permukaan air, katup terbuka. Saat itulah mamalia air tersebut akan menghirup oksigen serta mengeluarkan karbon dioksida dan uap air.

Sumber buku K13 dan sember penunjang lainnya.


Soal latihan :

1. Cacing bernapas menggunakan….

a. trakea
b. insang
c. hidung
d. permukaan kulit

2. Fungsi dari stigma adalah . . . .

a. sebagai jalan keluar masuknya udara
b. untuk mengedarkan zat – zat makanan
c. untuk menyimpan oksigen
d. untuk menahan udara

3. Hewan yang bernapas dengan trakea adalah ….
a. ikan
b. katak
c. belalang
d. buaya

4. Katak disebut amphibi karena....
a. bernapas dengan paru –paru

b. bernapas dengan insang

c. hidup di air dan di darat

d. hidup di kolam

5. Fungsi kantong udara pada burung adalah ….
a. menyimpan udara saat burung tidur
b. menyerap oksigen saat burung berdiam diri
c. menggantikan paru-paru ketika burung terbang
d. menghembuskan udara ke paru-paru saat burung terbang



Post a Comment

0 Comments