Di Surau Syeh Marzuki : jiwa-jiwa lesap dalam zikir




Karya Mulyati Umar

terkenang  tubuh  berkumuh lumpur  kala  mentari mulai beranjak petang
mengenang air mata, buncah menyesak di pusar-pusar dada
aku mengigil rindu
napas terhela begitu ganjil, rasa yang rusuh bergumal pilu

terhempas dalam gulungan waktu
aku terkungkung dalam rindu yang menderu
masa lalu hadir menyeru
bergelayur di ruang-ruang kalbu
saat jalan berangsur kelam
tabuh sahut menyahut di rembang petang
anak gadis menuju surau bertelekung
tempat mengajar kaji  dan sembahyang

malam semakin larut
tadarus mengalun-alun
suara jangkrik sahut menyahut
tak mau kalah kunang-kunang menari riang
malam meriang buncah, hanyutkan jiwajiwa sufi
orang tua suluk
menyeruak tabir hitam mengelabu dalam kalbu
di surau Syeh Marzuki berlantai papan berderik-derik
wajah menua pencari tujuan
dalam gulungan waktu tahlil dilafalkan
kepala terayun-ayun mengikuti irama
bibir bergetar, jiwa hanyut merasuki raga
sinar temaram dari suluh yang meliuk-liuk tertiup angin
hampir padam
malam semakin larut
jiwa-jiwa lesap dalam zikir
mencari pensucian diri


Pekanbaru, 22.20 WIB
1 Mei 2019

Post a Comment

0 Comments