Membangun Kerja Keras serta Tawakal dalam Islam

 

Setiap pekerjaan yang dijalani akan banyak tantangan. Profesi apapun yang dijalani akan memunculkan berbagai rasa. Rasa lelah, bosan dan tak bersemangat yang dialami adalah sesuatu yang wajar. Namun, apakah kamu akan membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut? Tentu saja tidak, caranya hanya satu kerjakan segera.



Berbagai ayat-ayat Al-Qur’an yang menceritakan tentang bagaimana wajibnya kita bekerja keras. Salah satu ayatnya adalah dalam surat At-Taubah ayat 105 yang artinya, 

“Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga RasulNya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakanNya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan”.

Kerja yang kita lakukan agar masalah cepat terselesaikan, sebaiknya kamu selalu berpikir positif. Bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan akan menjadi ibadah dan hasilnya akan emmbawa keberkahan. Nah itu akan menyebabkan rasa nyaman dan tentram dalam jiwa.

Allah STW memotivasi umatnya untuk bekerja serta menjadikannya wadah menjemput rezeki yang akan meningkatkan taraf hidup manusia, mesti dibarengi tawakal kepada Allah.

Allah berfirman dalam surah at-Thalaq ayat 3 yang berbunyi:

 ومن يتوكل على الله فهو حسبه

“Allah akan mencukupi orang yang bertawakal.” (at-Thalaq: 3)

Al-Qurtubi berkata, “Melalui ayat ini Allah memberikan ekualitas antara mujahid dan orang yang bekerja dengan cara halal untuk menafkahi dan memenuhi kebutuhan diri dan keluarganya. Karenanya Ibnu Umar berkata,

‘Tidak ada kematian yang paling aku cintai setelah jihad, kecuali mati saat bekerja.

Rasulullah bersabda, “Makanan terbaik adalah yang didapat dari jerih payah usaha sendiri. Nabi Daud alaihissalam pun makan dari hasil kerjanya sendiri.

Post a Comment

0 Comments